PRODUK
sportsbookcasino onlinebola tangkastogel online
CONTACT US
YM BBM wechat whatsapp SMSfb

UEFA

Berita dari UEFA
1 2 3 5

Sergio Ramos dan Mimpi Buruk Soal Bayern

 sergioramosgettyi

Judi Online – Pertandingan melawan Bayern Munich menyisakan memori tak enak untuk Sergio Ramos. Bek Real Madrid itu selalu dihinggapi ‘kesialan’ saat timnya berlaga melawan Bayern di Liga Champions.

Ramos pertama kali bermain melawan Bayern saat Madrid melakoni leg kedua babak 16 besar Liga Champions musim 2006/2007. Dalam pertandingan di Allianz Arena yang dimainkan pada 7 Maret 2007 itu, Ramos turun sejak menit pertama.

Kala itu, Madrid datang ke Allianz Arena dengan membawa keunggulan 3-2 yang didapat di leg pertama. Madrid pun cuma butuh hasil imbang untuk melangkah ke perempatfinal.

Namun tim tamu sudah kebobolan saat pertandingan baru berjalan 20 detik setelah Roy Makaay menjebol gawang Iker Casillas. Lucio kemudian menggandakan keunggulan Bayern lewat golnya di babak kedua.

Tujuh menit terakhir pertandingan jadi drama untuk Madrid. Los Blancos yang kala itu ditangani Fabio Capello bisa memperkecil ketertinggalan lewat sepakan Ruud van Nistelrooy dari titik putih.

Terus menggempur Bayern, Madrid akhirnya mencetak gol keduanya lewat sepakan voli Ramos. Tapi, gol bek internasional Spanyol itu dianulir wasit karena dia dianggap lebih dulu melakukan handball. Madrid pun tersingkir karena kalah dalam agresivitas gol tandang.

Lima tahun kemudian, Ramos punya peluang untuk membalas kegagalan itu. Madrid dan Bayern kembali bertemu, kali ini di babak semifinal Liga Champions musim 2011/2012.

Setelah kalah 1-2 di leg pertama yang dimainkan di Allianz Arena, Madrid bangkit di leg kedua dan langsung unggul 2-0. Tapi penalti Arjen Robbenmembuat laga berkesudahan 2-1 untuk Madrid dan memaksakan adu penalti.

Di babak adu tos-tosan, Ramos menjadi penendang keempat. Kala itu kedudukan 2-1 untuk keunggulan Bayern. Namun, Ramos gagal melaksanakan tugasnya dengan sempurna. Tendangannya melambung jauh di atas mistar gawang. 

Penalti Bastian Schweinsteiger kemudian memastikan tiket final untuk Bayern. Madrid pun tersingkir dan Ramos kembali dihinggapi mimpi buruk.

Pekan ini, Ramos punya kesempatan lagi untuk mengubur memori buruknya soal Bayern. Bisakah dia melakukannya? Jawabannya akan hadir dalam laga dua leg yang akan dimainkan pada 23 dan 29 April nanti.

Mampu Sejauh Mana Atletico Bertahan?

atleticojeancatuffeg

Judi Online – Sampai ke babak empat besar Liga Champions, Atletico Madrid saat ini seperti dikerubuti tim-tim yang sedang jadi raksasa di Eropa. Tetapi saat ini siapa yang berani mencoret Atletico?

Belum genap satu musim berlalu sejak Atletico harus melepas bomber mautnya, Radamel Falcao, yang dipinang oleh klub kaya raya AS Monaco. Namun, Los Colchoneros tak melemah seiring dengan kehadiran Diego Costa yang tak kalah tajam.

Pun begitu, Atletico sudah benar-benar membuktikan diri bukanlah one man team dan tak bergantung mutlak kepada Costa, setelah memastikan lolos ke babak semifinal Liga Champions berkat kemenangan 1-0 atas Barcelona, Kamis (10/4/2014) dinihari WIB, yang mana membuat agregat jadi 2-1. Sebagai catatan, Costa ditarik di tengah-tengah laga leg pertama dan sama sekali tidak tampil dalam pertandingan leg kedua.

Hasil itu sendiri membuat Atletico kini sampai ke semifinal pertamanya di era Liga Champions, sekaligus yang keempat di ajang Piala/Liga Champions, sejak kali terakhir melakukannya pada format lama musim 1973/74. Di babak empat besar, yang pengundiannya dilakukan Jumat (11/4) besok, Atleti harus menantang satu dari tiga tim yang dalam beberapa tahun terakhir punya torehan jauh lebih mengilap di Eropa.

Real Madrid, misalnya. Jika Atletico bahkan belum pernah melewati semifinal, El Real malah sedang berusaha mengejar La Decima–gelar kesepuluh–di ajang ini. Madrid juga tercatat sudah 25 kali lolos ke babak empat besar dan secara konsisten melakukannya selama empat musim beruntun–termasuk saat ini.

Semifinalis lain, Bayern Munich, menjulang tidak kalah tinggi. Bukan cuma menjadi klub tersukses ketiga di Piala/Liga Champions dengan torehan lima titel, Die Roten juga merupakan juara bertahan yang memburu rekor sebagai tim pertama yang bisa mempertahankan gelar di era Liga Champions. Dalam lima musim terakhir, termasuk saat ini, Bayern pun sudah empat kali berhasil mencapai babak semifinal.

Satu tim lain, Chelsea, memang belum meraih gelar sebanyak Madrid atau Bayern. Namun, setidaknya The Blues sudah mampu mengoleksi satu titel yang mana mereka raih baru pada tahun 2012 lalu. Ini juga merupakan semifinal ketujuh Chelsea dalam 11 musim.

Maka tak pelak Atletico kini bukan cuma menjadi satu-satunya tim yang belum pernah menjuarai Piala/Liga Champions, tetapi torehannya pun bak cuma seujung kuku tiga tim lainnya. Di hadapan Madrid, Bayern, dan Chelsea, Atleti seperti liliput.

Akan tetapi, jangan salah. “Liliput” arahan Diego Simeone tersebut sebenarnya punya laju paling oke dari semifinalis lain karena menembus babak ini sebagai satu-satunya tim yang belum kalah. Laju itu terlihat kian mengesankan jika melihat lawan-lawan yang disisihkan di fase knockout: AC Milan dan Barcelona.

Sebagai catatan, kendatipun sedang kurang oke di Seri A Milan tetap merupakan klub tersukses kedua di Piala/Liga Champions dengan tujuh titel. Sedangkan Barca, terlepas dari penilaian adanya penurunan tingkat permainan, tetap merupakan salah satu klub terbaik dunia yang punya tingkat konsistensi bagus dalam beberapa tahun terakhir termasuk menjadi juara tahun 2009 dan 2011–Barca total punya empat titel di Liga Champions.

Hal itulah yang bikin Atletico, sang pemuncak klasemen sementara La Liga di atas Barca dan Madrid, masih sangat mungkin meneruskan kisah Cinderella-nya di Liga Champions musim ini.

Bale Penasaran dan Tetap Waspada di Signal Iduna Park

bale

Bursa Taruhan Bola – Musim lalu Real Madrid merana di Signal Iduna Park. Stadion markas Borussia Dortmund itu membuat bintang Real Madrid, Gareth Bale, sangat penasaran.

Los Blancos dijadwalkan bertandang ke markas Dortmund Rabu (9/4/2014) dinihari WIB. Tim besutan Carlo Ancelotti itu sudah menjejakkan satu kaki dengan unggul tiga gol tanpa balas di leg I pekan lalu.

Bale, yang mencetak satu dari ketiga gol Madrid tersebut, bersemangat untuk meneruskan sukses pertemuan pertama itu. Tapi ia pun sadar Dortmund akan memberi perlawanan maksimal, apalagi mereka bermain di depan fans fanatiknya.

“Pertandingan minggu lalu sangatlah luar biasa. Kami bermain oke dan memenanginya. Tapi pertandingan di Dortmund akan berbeda,” kata Bale yang dikutip situs resmi Madrid.

“Mereka akan tampil habis-habisan dan kami akan menghadapi pertandingan itu seperti saat menghadapi pertandingan lainnya. Mencari kemenangan dan mendapatkan tempat di semifinal.

“Saya tidak pernah bermain di Signal Iduna Park, tapi saya pernah nonton di TV dan saya dengar orang-orang membicarakan itu. Mereka bilang atmosfer di sana luar biasa.

“Kami profesional dan tahu caranya menyelesaikan ini. Kami akan memberi bukti seperti yang selalu kami lakukan, dan mencoba memenangi pertandingan, sebagaimana selalu kami lakukan,” tukasnya.

Madrid musim lalu kalah 1-4 dari Dortmund di Signal Iduna Park di leg pertama babak semifinal. Dari situ, kemenangan 2-0 di leg kedua di Santiago bernabeu tidak cukup untuk meloloskan El Real ke final.

Signal Iduna Park selalu menjadi stadion dengan jumlah penonton terbanyak di pertandingan Bundesliga. Rata-rata 80 ribuan fans menonton langsung aksi pasukan Die Borussen.

Laga Lawan Barca Layaknya Partai Final

atletibarcadavidramosg

Judi Online – Setelah berimbang 1-1 di markas Barcelona, Atletico Madrid tahu benar bahwa peluang lolos ke semifinal amat terbuka. Dengan semangat meluap, Atletico pun kini bersiap menghadapi laga leg kedua yang sampai diibaratkan seperti laga final.

Dalam laga leg pertama babak perempatfinal di Camp Nou tengah pekan lalu, Atletico mencetak gol lewat Diego Ribas sebelum Barca membalas melalui Neymar. Kendatipun berakhir imbang, modal gol tandang buat Los Colchonerosbisa terbukti krusial.

Tengah pekan ini, Kamis (10/4/2014) dinihari WIB, Atletico akan gantian menjamu Barca di Vicente Calderon dengan tekad memaksimalkan hasil di leg pertama sekaligus mengunci tiket ke babak empat besar.

“Sejauh ini musim sudah berjalan bagus dan kami semua puas. Kami sudah tampil amat bagus tapi kami harus terus maju menjalani laga satu demi satu. Kini kami akan menghadapi Barcelona di Liga Champions dan kami akan bermain selayaknya itu sebuah laga final,” ucap pemain Atletico Adrian Lopez di Reuters.

“Hasil di leg pertama bagus, tapi pertandingan ini belum bisa dipastikan. Kami tahu apa yang mampu dilakukan Barcelona dan kami butuh tampil bagus untuk lolos ke semifinal. Kami akan bertarung dari awal sampai akhir,” serunya.

Selain di Liga Champions, Atletico juga masih bersaing dengan Barca di La Liga. Saat ini Atletico memuncaki klasemen ajang itu dengan keunggulan satu poin atas Barca dan tiga angka dari klub raksasa Spanyol lainnya, Real Madrid.

Bisakah Lewandoski Menyelamatkan Timnya ?

lewandowski

Bursa Taruhan Bola – Di leg pertama Borussia Dortmund tak bisa memainkan Robert Lewandoski yang sedang menjalankan hukuman. Di laga kedua besok malam, bisa apa dia untuk menyelamatkan timnya?

Lewandoswki adalah pemain yang menciptakan “neraka” buat Real Madrid di semifinal pertama Liga Champions musim lalu. Kala kedua tim berduel di Signal-Iduna Park, Dortmund menang 4-1 dan semua gol tuan rumah diborong Lewandowksi. Walaupun di leg kedua kalah 0-2, Dortmund tetap melenggang ke final.

Nah, minggu lalu tanpa Lewandowski, Dortmund digasak Madrid di Santiago Bernabeu dengan skor 3-0. Itu berarti anak-anak Die Borussen mesti menang dengan selisih empat gol untuk bisa melangkah ke babak berikutnya.

Pada pertandingan hari Selasa (8/4) malam besok, si penyerang Polandia itu akan kembali berada di lini depan skuatnya. Ia sudah melakukan “pemanasan” yang baik dengan mencetak satu gol saat Dortmund mengalahkan Wolfsburg 2-1 di pertandingan Bundesliga hari Sabtu lalu.

Dortmund tentu saja akan lebih berbahaya dengan keberadaan Lewandowski. Faktanya, di musim ini ia tetap menjadi top skorer tim. Total ia sudah mengemas 24 gol dari 40 laga di semua kompetisi.

Apakah ia juga bisa bikin gol lagi ke gawang Madrid besok, tentu saja itu hal lain, yang hanya bisa terjawab setelah bola bergulir. Apalagi untuk pertanyaan, “mampukah ia mengulang sensasi 4 golnya di musim lalu?”

Sebagai catatan, ketika menorehkan 4 gol ke jala Diego Lopez, itulah satu-satunya kesempatan Lewandowski mencetak lebih dari dua gol dalam satu pertandingan di musim lalu.

Di musim ini pemain 25 tahun itu baru satu kali mendulang gol lebih dari dua per game. Ia menciptakan trigol alias hat-trick ketika Dortmund menggulung Stuttgart 6-1 di pekan ke-11 Bundesliga.

Reaksi Ancelotti Sambut Tiga Tim Spayol yang Lolos Delapan Besar Liga Champhions

ancelottig

Judi Online Entrenador Real Madrid Carlo Ancelotti menyambut gembira keberhasilan tiga tim Spanyol menembus babak delapan besar Liga Champions.

Madrid menyusul langkah Atletico Madrid dan Barcelona ke babak delapan besar Liga Champions usai menang 3-1 atas Schalke di partai leg kedua babak 16 besar, Rabu (19/3/2014) dinihari WIB. El Real lolos dengan agregat telak 9-2.

“Ada tiga tim di perempatfinal amat bagus buat sepakbola Spanyol,” nilai Ancelotti di Soccerway.

Selain tiga tim Spanyol tersebut, telah lolos pula Paris Saint-Germain, Chelsea, dan Bayern Munich. Masih ada dua tempat lowong yang akan diperebutkan dalam duel antara Olympiakos dengan Manchester United dan Zenit Saint Petersburg lawan Borussia Dortmund.

Menilik hasil leg pertama, Dortmund ada di atas angin karena sudah menang 4-2 di kandang Zenit pada leg pertama. Sementara itu MU akan berusaha membalikkan ketinggalan agregat 0-2 saat ganti menjamu Olimpiakos, Kamis (20/3) dinihari WIB.

“Seluruh tim terbaik lolos ke perempatfinal. Olympiakos mungkin akan jadi tim kejutan jika besok mereka menang di markas Manchester United, tapi sisanya adalah tim-tim terbaik di Eropa,” sebut Ancelotti.

“Ini akan menjadi sebuah perempatfinal yang sulit buat kami semua,” tuturnya.

Hazard Memberikan Pujian Kepada Mourinho

mourinhohazardisi

Bursa Taruhan Bola - Eden Hazard memuji Jose Mourinho setinggi langit. Baginya, dialah di balik meningkatnya performa banyak pemain Chelsea. Caranya, dengan memotivasi pemain-pemain tersebut.

Mourinho sendiri tidak ragu-ragu mengeluarkan pujian untuk Hazard. Manajer asal Portugal tersebut menyebut Hazard sebagai Pemain Muda Terbaik di Dunia.

Romantisme ini berlanjut ketika situs resmi UEFA mewawancarai Hazard. Tanpa ragu-ragu, gelandang asal Belgia itu menunjuk balik Mourinho sebagai biang di balik bagusnya permainannya di lapangan.

“Bukannya dia membuat saya jadi berkembang atau apapun,” ujar Hazard.

“Dia hanya membiarkan tiap pemain menjalankan kebiasaannya masing-masing. Dia amat sangat mempercayai pemain-pemainnya.”

“Dia memotivasi kami dengan statemen-statemen kecilnya, kalimat-kalimat lugas di koran ataupun mengatakannya langsung kepada kami.”

“Saya pikir, saya harus membalasnya dengan permainan di atas lapangan. Seperti yang sudah saya bilang sebelumnya, semoga saya bisa bertahan lama di sini,” kata Hazard.

Tugas terbaru untuk Hazard (dan juga Mourinho) sudah menunggu: Galatasaray. Di leg I perdelapanfinal Liga Champions beberapa pekan silam, kedua tim bermain imbang 1-1.

Mourinho jauh-jauh hari sudah mengatakan bahwa dia tidak akan menganggap remeh raksasa Turki itu.

Mourinho Menolak Undangan Makan Malam Mancini Jika Galatasaray Menang

moumanciniafpi

Judi Online – Perang dingin antara Jose Mourinho dan Roberto Mancini tampaknya masih akan terus berlanjut. Manajer Chelsea itu menolak undangan makan malam dari Mancini jika Galatasaray menang atas Chelsea.

Kedua pelatih ini terlibat dalam perang komentar sejak pernyataan Mancini soal Mourinho dan Inter Milan mengemuka. Mancini menyebut bahwa sukses Mourinho merebut treble adalah berkat skuat Inter warisannya.

Mourinho dan Mancini kini akan berduel di atas lapangan saat kedua tim yang dilatihnya bertemu di babak 16 besar Liga Champions. Galatasaray akan melawat ke Stamford Bridge di leg kedua, Rabu (19/2/2014) dinihari WIB.

Dalam konferensi pers jelang pertandingan, Mancini sambil tersenyum mengatakan bahwa dia akan membayari Mourinho makan jika Galatasaray memenangi pertandingan dan lolos ke perempatfinal. Namun saat ajakan itu ditanyakan kepada Mourinho di kesempatan yang berbeda, manajer asal Portugal itu menolaknya.

“Tidak. Karena saya tidak tertarik,” ujar Mourinho seperti dikutip ESPN.

“Setelah pertandingan, saya tidak melakukan sesuatu karena saya menang atau kalah. Setelah pertandingan, apa yang ada di pikiran saya dan ingin saya lakukan, saya lakukan itu. Tidak masalah apakah saya menang atau kalah,” lanjutnya.

“Ini sama dengan beberapa pelatih atau pemain yang berkata: ‘Jika kami menang besok, maka besok libur.’ Dengan saya, jika itu memang hari libur, itu karena saya merasa sudah seharusnya, terlepas apakah kami menang atau kalah,” lugas Mourinho.

“Besok saya tidak akan makan bersama orang yang punya pekerjaan sama seperti saya, dan satu-satunya hal yang sama-sam kami miliki adalah kami berdua manajer sepakbola,” katanya.

Laga leg pertama di Turk Telekom Arena berakhir dengan skor imbang 1-1. Dengan demikian, Didier Drogba dkk. butuh kemenangan atau hasil imbang lebih dari 1-1 untuk lolos. Sementara skor imbang sudah cukup bagi The Bluesuntuk melangkah ke perempatfinal.

Bayern Munich yang Semakin Tak Tersentuh

bayernisi1

Judi Online - Semakin tinggi sebuah pohon, semakin besar juga angin yang menerpa. Perumpamaan ini bisa jadi cocok untuk Bayern Munich yang belakangan seperti tak tersentuh.

Bayern menutup akhir pekan kemarin dengan kemenangan 6-1 atas Wolfsburg. Kemenangan tersebut akan membuat siapapun menganga, tapi tidak buat Bayern sendiri.

Sang manajer, Pep Guardiola, yang memang terkenal perfeksionis, masih sempat-sempatnya menyatakan ketidakpuasan. “Kami tidak sedominan beberapa pertandingan sebelumnya,” ujar Guardiola di situs resmi Bayern.

“Wolfsburg sangat rapi dan sangat agresif. Kami bermasalah dengan itu di babak pertama dan mereka lebih baik daripada kami di 15 menit pertama setelah jeda. Tapi pada akhirnya, kami yang mencetak gol.”

Memang begitulah Guardiola. Dia seperti tahu bahwa ketika berada di atas, maka ujian yang menghampiri pun tidak akan makin mudah.

Bayern sendiri memang luar biasa. Mereka melalui 49 pertandingan tidak terkalahkan di liga (sama seperti rekor yang dibuat Arsenal 10 tahun lalu), dengan 16 pertandingan terakhir berakhir dengan kemenangan.

Namun, Guardiola tahu bahwa Arsenal, yang akan mereka hadapi tengah pekan ini, bukan tim sembarangan. Guardiola menggarisbawahi banyaknya gelandang bagus yang dimiliki oleh The Gunners.

Dengan banyaknya gelandang bagus, Arsenal diyakininya punya kemampuan bagus untuk menciptakan peluang dan gol. Guardiola sendiri tidak mengizinkan timnya untuk kebobolan satu gol pun.

“Yang terpenting adalah kami tidak kebobolan. Kami harus bermain dengan mentalitas bahwa kami ingin memenangi laga ini,” ujarnya di situs resmi UEFA.

Bayern menang 2-0 pada laga di Emirates Stadium beberapa pekan silam. Namun, cerita musim lalu, di mana Arsenal bisa menang 2-0 di Allianz Arena, masih sedikit menghantui.

Tentu, Guardiola tidak mengharapkan cerita serupa terulang kali ini.

Ancelotti Jadi Harapan Los Blancos untuk Akhiri Jinx di Jerman

ancelottii

Bursa Taruhan Bola - Real Madrid punya rekor sangat buruk di tanah Jerman. Jelang laga kontra Schalke 04, Los Blancos berharap tuah Carlo Ancelotti untuk akhiri jinx tersebut.

Madrid akan melakoni leg pertama babak 16 besar di Veltins Arena dinihari WIB nanti dan Schalke akan jadi lawannya, sebelum dua pekan kemudian gantian menjamu di Santiago Bernabeu.

Meski sedang dalam tren positif pasca pergantian tahun yang berujung dengan puncak klasemen, unggul tiga poin dari Barcelona dan Atletico Madrid, namun mereka patut waspada terkait kandang klub-klub Jerman yang tak ramah.

Dari 25 kali kunjungan ke Jerman, Madrid kalah 18 kali dan hanya menang sekali yakni 3-2 atas Bayer Leverkusen di 2000/2001. Dalam enam kunjungan terakhirnya, Iker Casillas dkk selalu menelan kekalahan.

Boleh jadi bayang-bayang rekor buruk itu masih ada di benak sebagian besar para pemain, terlebih di semifinal musim lalu mereka kalah 1-4 dari Borussia Dortmund.

Namun, Madrid kali ini boleh optimistis bisa meraih kemenangan sekaligus memperbaiki catatan buruk itu dengan adanya Ancelotti di bench. Pelatih asal Italia kebetulan juga beberapa kali bertemu tim-tim Bundesliga di Kompetisi Eropa.

Dilansir dari situs resmi Madrid, ia sembilan kali bertemu dengan tim-tim Bundesliga, baik di Liga Chapions maupun Liga Europa, dengan rincian tiga kemenangan dan enam hasil imbang. Semuanya diraih saat melatih AC Milan.

“Aku tidak ingin memprediksi skor akhir laga itu, tapi aku pikir Real bisa mengakhiri rekor buruk mereka di Jerman,” ujar eks pemain Schalke 04 yang kini memperkuat Spartak Moskow, Jose Jurado, seperti dilansirMarca.

Bisakah Ancelotti membawa Madrid menang?

1 2 3 5