PRODUK
sportsbookcasino onlinebola tangkastogel online
CONTACT US
YM BBM wechat whatsapp SMSfb

Italia

Berita mengenai klub italia
1 2 3 8

Benitez Merasakan Pentingnya Laga Melawan Juventus

rafabenitezafpi

Judi Online – Napoli akan menghadapi laga melawan Juventus di giornata 31 akhir pekan ini. Menurut Rafael Benitez, pertandingan ini amat penting bagi Napoli yang tengah mengincar posisi runner-up.

Napoli akan menjamu Juve di San Paolo, Senin (31/3/2014) dinihari WIB. Ini adalah pertemuan antara tim peringkat teratas dan penghuni posisi tiga klasemen Serie A.

Napoli kini duduk di peringkat tiga klasemen dengan 61 poin dari 30 pertandingan. Tertinggal jauh dari Juve (20 angka), Napoli pun membidik posisirunner-up.

Peringkat kedua saat ini masih ditempati AS Roma. Giallorossi punya 67 poin dan masih menyimpan satu laga tunda.

Benitez pun menekankan pentingnya pertandingan melawan Bianconeri. Tiga poin dari laga ini disebut Benitez akan memuluskan langkah timnya menuju posisi runner-up.

“Anda bisa merasakan pentingnya pertandingan itu di sini,” sahut Benitez seperti dikutip Football Italia.

“Juve kuat dan setiap orang ingin memenangi pertandingan. Ada tidak poin penting untuk direbut yang akan memudahkan kami mencapai target,” lanjut pelatih asal Spanyol itu.

“Target kami adalah mengejar Roma di posisi kedua. Jika kami mengalahkan Juve, maka kami akan lebih dekat dengan target itu,” kata Benitez menambahkan.

Pogba Diminati PSG, Bagi Juve Itu Sebuah Kebanggaan

pogbagettyi

Bursa Taruhan Bola - Paris Sanit-Germain terus dikait-kaitkan dengan Paul Pogba. Tak takut kehilangan pemainnya, kubu Juventus justru menilainya sebagai sebuah kebanggaan.

PSG dikabarkan tertarik untuk memboyong Pogba dari Juve. Les Parisiendisebut siap menggelontorkan dana hingga 70 juta euro untuk mendatangkan gelandang 20 tahun itu.

Pogba sendiri direkrut Juve dengan status bebas transfer dari Manchester United di bursa musim panas tahun 2012 lalu. Dia langsung tampil mengesankan dan sudah mengemas 13 gol dari 74 kali penampilan untukBianconeri di semua kompetisi sejak pertama kali bergabung.

Performa yang ditunjukkan oleh Pogba itu membuatnya dikabarkan menjadi incaran PSG. Namun kubu Juve tak khawatir dengan rumor itu dan melihatnya sebagai sebuah kehormatan.

“Minat PSG padanya, perhatian klub besar tidak boleh membuat Anda takut, tapi itu adalah sumber kebanggaan. Anda harus tenang,” sahut Presiden Juve Andrea Agnelli seperti dikutip Football Italia.

“Saya tidak melihat alasan mengapa kami harus menjauhkan diri dari Pogba: dia adalah perkembangan kami. Setiap musim kami mencoba untuk membuat Juve makin kuat, dan Pogba tetap bersama kami.”

“Hanya dua tahun lalu tidak ada yang tahu Paul Pogba dan direktur kami Beppe Marrotta dan Fabio Paratici menemukannya, sekarang Juventus ingin menemmukan Paul Pogba yang lain,” katanya.

Garcia Tak Mau Roma Kecolongan Oleh Inter yang Sedang Positif

roma

Judi Online – Menjamu Inter Milan, pelatih Roma Rudi Garcia ingin anak asuhnya mengerahkan segala daya upaya untuk memastikan kemenangan. Ia tak mau kecolongan oleh Nerazzurri yang sedang dalam atmosfer positif.

Sempat tanpa kemenangan di enam pertandingan awal tahun, Inter bangkit dan tak terkalahkan di tiga laga terakhir, dengan rincian dua kemenangan dan satu hasil imbang. Catatan ini jadi perhatian khusus Garcia saat timnya menjamu mereka di Olimpico, Minggu (2/3/2014) dinihari WIB nanti.

Garcia pribadi ingin memanfaatkan momentum bagus di mana tim-tim rival seperti Juventus, Napoli, dan Fiorentina baru saja melakoni partai tengah pekan di Liga Europa. Dengan demikian ada potensi mereka mengalami kelelahan dan kehilangan poin penuh.

“Kami tidak bermain dalam sepekan ini, sementara rival-rival kami di papan atas harus bertanding. Fiorentina dan Juventus juga akan bertemu di Liga Europa dan kita akan lihat apa yang akan terjadi,” kata Garcia di situs resmi klub.

“Tapi hal pertama dan yang terutama, kami perlu mengalahkan tim top seperti Inter. Mereka punya pemain-pemain dan pelatih yang bagus. Mazzarri selalu mendapatkan hasil akhir-akhir ini dan timnya bermain efektif,” lanjutnya.

“Yang paling penting adalah bagaimana Roma bermain. Kami perlu melakukan serangan balik dengan baik dan solid di lini belakang. Kami perlu 11 pemain yang memberikan segala upaya ketika harus bertahan. Kami perlu melakukan segala hal yang bisa dilakukan dan itulah cara kami bisa meraih tiga angka,” tambah pelatih asal Prancis ini.

Roma saat ini menempati posisi dua di klasemen Serie A dengan nilai 57 dari 24 laga. Anak-anak ibukota tertinggal sembilan angka dari Juve dan unggul enam poin dari Napoli yang masing-masing sudah menjalani 25 pertandingan.

Garcia : Menang dan Tidak Kebobolan Adalah yang Terpenting untuk Roma

070530_roma

Judi OnlineAS Roma cuma menang tipis 1-0 kala bertandang ke markas Bologna, tapi itu rupanya sudah lebih dari cukup untuk pelatih Rudi Garcia kendati tetap ada hal yang jadi sorotan.

Roma melakoni duel sulit kala bertandang ke Stadio Renato Dall’Ara, Minggu (23/2/2014) dinihari WIB. Meski dominan dalam penguasaan, tim ‘Serigala’ hanya mampu menang lewat gol tunggal Radja Nainggolan.

Sepanjang pertandingan, anak-anak ibukota tampak kesulitan mencetak peluang bagus. Mereka tercatat melepaskan 17 upaya, namun hanya dua yang berhasil mengarah ke gawang dan satu dimentahkan tiang. Sementara tuan rumah punya 12 percobaan dan cuma satu yang on target.

Meski demikian, hasil ini sudah cukup disyukuri oleh Garcia mengingat mereka pulang dengan angka penuh dan tak kebobolan. Selain itu, kemenangan di laga ini jelas menempatkan dua rival yang bermain belakangan yakni Juventus dan Napoli, dalam tekanan untuk meraih kemenangan.

Satu-satunya sorotan yang diberikan Garcia adalah bahwa anak-anak asuhnya mendapatkan terlalu mudah mendapatkan ancaman dari serangan balik.

“Kami tahu Bologna kuat di udara, terutama dengan keberadaan Rolando Bianchi. Kami menjaga agar tidak kebobolan dan selalu mudah untuk menang jika Anda tak kebobolan, terutama di laga tandang,” katanya seperti dikutip Football Italia.

“Ini adalah kemenangan yang sangat penting dan itulah yang utama. Babak pertama berada dalam kendali, tapi di babak kedua ada banyak serangan balik. Kami mencetak sebuah gol hebat, tapi menderita terlalu banyak di akhir pertandingan,” tambah pelatih asal Prancis tersebut.

Dengan kemenangan ini, Roma mengoleksi nilai 57 dari 24 laga. Mereka tertinggal enam poin dari Juventus yang akan menjalani derby kontra Torino dan unggul tujuh angka dari Napoli yang bakal menjamu Genoa, di mana kedua rival Roma itu bakal memainkan pekan ke-25.

Walau Lelah, Tevez Siap Hadapi Derby Turin

tevezgettyi

Judi Online - Carlos Tevez tak menampik jika dirinya merasa kelelahan usai berlaga di Liga Europa bersama Juventus. Namun striker asal Argentina itu tetap siap menatap laga melawan Torino di Serie A akhir pekan ini.

Juve baru melakoni laga leg pertama babak 32 besar Liga Europa dengan menjamu Trabzonspor, Jumat (21/2/2014) dinihari WIB kemarin. Di pertandingan itu, Bianconeri memetik kemenangan 2-0 atas tamunya.

Usai berlaga di Liga Europa, Juve sudah ditunggu laga derby melawan Torino di lanjutan Serie A. Pertandingan yang bertajuk derby della mole itu akan dimainkan di Juventus Stadium, Minggu (23/2/2014) malam waktu setempat atau Senin (24/2/2014) dinihari WIB.

Usai berlaga di Liga Europa, Tevez mengaku didera kelelahan. Tapi dia tetap tak sabar untuk menantikan laga melawan Il Toro dan siap untuk dimainkan.

“Kemenangan di Liga Europa memberi kami banyak kepercayaan diri dan kami senang dengan hasilnya, bahkan meski itu tidak memberi kami waktu untuk rileks,” sahut Tevez kepada Sky Sport Italia.

“Leg kedua menyimpan bahaya, jadi kami harus menjaga konsentrasi di level tinggi. Atmosfer di Turki selalu panas, jadi itu tidak akan mudah,” lanjut mantan pemain Manchester City itu.

“Aku merasa sangat lelah setelah pertandingan itu, tapi aku akan memastikan bahwa aku siap untuk derby. Aku tidak sabar untuk ke lapangan besok Minggu,” katanya menambahkan.

Momen Tepat Untuk Bianconerri Kokohkan Posisi di Puncak Klasemen

derbyturinpennicinog

Judi Online – Akhir pekan ini Juventus memiliki kesempatan bukan cuma untuk mengokohkan posisinya di pucuk klasemen Serie A tetapi juga menegaskan dominasinya atas rival sekota Torino. Bisa?

Sampai dengan giornata 24 Juve bertengger di puncak klasemen Serie A dengan 63 poin hasil dari 24 laga, unggul dengan selisih cukup nyaman dari ASRoma yang ada di posisi dua dengan 54 poin hasil dari 23 pertandingan. Napoli sementara itu ada di posisi tiga dengan raihan angka 59 poin dari 24 partai.

Di giornata 25 akhir pekan ini, Juve bisa kian menjauh sekaligus memberi tekanan lebih besar buat para tim pengejar. Syaratnya adalah meraih kemenangan dalam Derby della Mole, atau derby Turin, lawan Torino, Senin (24/2/2014) dinihari WIB.

Bianconeri sendiri punya modal amat mentereng di Serie A untuk menghadapi laga itu. Sebut saja torehan tak terkalahkan dalam 16 laga terakhir, senantiasa bikin gol di 37 laga sebelumnya di ajang tersebut, tak terkalahkan di kandang musim ini, atau belum pernah menelan kekalahan di derby Turin selepas tahun 1995.

Torino sebaliknya malah tidak bisa menjebol gawang Juve dalam sembilan derby sebelum ini. Kali terakhir Il Toro bisa menjebol gawang ‘Nyonya Tua’ adalah pada 24 Februari 2002 saat kedua tim berimbang 2-2. Juve juga mengungguli Torino di derby Turin; dari 228 pertemuan di seluruh ajang, Juve meraih 94 kemenangan sedangkan Torino cuma 72, dengan 62 laga sisa berakhir imbang.

Maka tentu saja Juve, juara Serie A dua musim terakhir, di atas kertas akan amat diunggulkan atas Torino kendatipun di atas lapangan apapun masih mungkin terjadi.

Berikut data dan fakta seputar pertandingan tersebut seperti dirangkum Opta.

- Kemenangan terakhir Torino dalam derby ini adalah pada April 1995 lalu (2-1). Sejak itu Juventus sudah 11 kali memenangi derby, dengan empat lainya berakhir imbang. Dalam sembilan derby terakhir lawan Juve, Torino tidak mampu mencetak satu gol pun.

- Juve tidak terkalahkan dalam 16 laga terakhirnya di Serie A (14 kemenangan) dan selalu mencetak gol di dalam seluruh 37 laga terakhir. Namun, Bianconeri telah kebobolan gol dalam enam pertandingan secara beruntun–untuk kali pertama setelah Januari 2011.

- ‘Nyonya Tua’ punya catatan kandang 100% musim ini dan mencetak setidaknya tiga gol dalam masing-masing lima laga terakhir yang dimainkan diJuventus Stadium.

- Dari enam laga terakhirnya di Serie A, Torino baru kalah satu kali dan memenangi tiga di antaranya.

- Claudio Marchisio telah mencetak tiga gol dalam tiga penampilan terakhirnya lawan Torino di Serie A.

- Fernando Llorente sudah mengemas enam gol lewat sundulan sejauh ini–sebuah rekor di antara lima liga top Eropa.

- Alessio Cerci dan Ciro Immobile sudah terlibat secara langsung dalam 31 dari total 39 gol Torino di Serie A musim ini (79%).

- Immobile sudah membuat delapan gol dalam delapan penampilan terakhirnya di Serie A.

- Juventus (52%) dan Torino (50%) memiliki persentase tembakan terbanyak pertama dan kedua di Serie A musim ini.

Inter Milan Masih Harus Puasa Kemenangan di 2014 Setelah Dikalahkan Juventus

interafpi

Bursa Taruhan Bola – Inter Milan kembali gagal meraih kemenangan usai ditekuk Juventus di lanjutan Liga Italia. Hasil ini memperpanjang puasa kemenangan La Beneamata di tahun 2014.

Melawat ke Juventus Stadium di giornata 22, Senin (3/2/2014) dinihari WIB, Inter harus pulang dengan kekalahan 1-3. Tertinggal 0-3 lebih dulu, Inter kemudian cuma bisa membalas lewat gol Rolando.

Kekalahan ini memperpanjang laju negatif Inter di awal tahun 2014. Usai pergantian tahun, tim arahan Walter Mazzarri itu belum sekalipun mencatatkan kemenangan.

Dalam enam pertandingan yang sudah dimainkan di semua kompetisi, Inter cuma meraih dua hasil imbang dan empat kali kalah. Salah satu kekalahan itu didapat dari Udinese yang membuat Inter tersingkir dari ajang Coppa Italia.

Sementara itu, kemenangan terakhir yang diraih Inter didapat di akhir tahun 2013 lalu saat mengalahkan AC Milan di Derby della Madonnina. Kemenangan itu sekaligus menjadi kemenangan pertama Inter di era Erick Thohir.

“Sayangnya, kami punya banyak hal untuk dipelajari, tapi saya yakin kami punya sikap yang benar, pendekatan taktik dan pemain muda sedang berkembang. Sayang kami belum mendapat hasilnya,” ucap Mazzarri usai Inter menelan kekalahan dari Juventus.

“Seperti yang saya katakan, ini adalah tahun untuk tumbuh dan evaluasi, hari ini kami kehilangan pemain-pemain penting. Kami hanya butuh kemenangan untuk mengubah keadaan, itu saja,” imbuhnya seperti diwartakan Football Italia.

Hasil-hasil itu membuat posisi Inter di klasemen makin melorot. Rodrigo Palacio dkk. kini turun ke peringkat enam dengan 33 poin dan tertinggal 11 angka dari Napoli yang ada di urutan tiga atau batas akhir zona Liga Champions.

Sempat Unggul Dua Gol, Milan Berbalik Kalah dari Sassuolo

sassuolomilanclaudiovillag

Judi Online - AC Milan membuang keunggulan dua gol saat kalah 3-4 di markas Sassuolo. Penyerang 19 tahun Domenico Berardi tampil jadi bintang untuk Sassuolo dan sebaliknya momok buat Milan.

Dalam laga giornata 19 di Citta del Tricolore, Senin (13/1/2014) dinihari WIB, Milan langsung memimpin lewat gol Robinho dan Mario Balotelli masing-masing di menit ke-9 dan ke-13.

Sassuolo lantas membalas, bukan cuma satu melainkan empat gol yang seluruhnya lahir lewat aksi Domenico Berardi. Penyerang Italia berusia 19 tahun yang tengah dipinjam dari Juventus itu menjebol gawang Milan di menit ke-15, 28, 41, dan 47.

Riccardo Montolivo menjaga harapan Milan melalui golnya di menit ke-86. Namun, setelah itu tak ada lagi gol yang lahir.

Dengan hasil tersebut Milan kini terpaku di posisi 11 klasemen Serie A dengan 22 poin. Sassuolo sementara itu naik ke posisi 16 klasemen dengan 17 poin.

Jalannya Pertandingan

Milan mengawali pertandingan dengan menjanjikan setelah Robinho menjebol gawang Sassuolo saat laga baru berjalan sembilan menit. Nigel De Jong mencuri bola dari lawan dan kemudian mengoper bola ke Robinho yang lantas melewati pemain belakang lawan dan mengirim bola ke dalam gawang.

Keunggulan Milan bertambah empat menit berselang. Penetrasi Bryan Cristante diakhiri dengan umpan tarik ke arah Mario Balotelli yang dengan baik menuntaskan peluang tersebut.

Tertinggal dua gol, Sassuolo mampu merespons. Di menit ke-15, cuma terpaut dua menit dari gol Ballotelli, sebuah operan dari Jasmin Kurtic sukses diselesaikan oleh Domenico Berardi. 

Berardi kemudian beraksi lagi di menit ke-28. Kegagalan bek Milan Daniele Bonera menghalau bola dengan baik membuat Berardi berhasil membuat Christian Abbiati harus memungut bola dari dalam gawangnya untuk kali kedua.

Empat menit sebelum turun minum Berardi melengkapi trigolnya. Sebuah umpan silang dari Alessandro Longhi diselesaikan Berardi untuk membuat Sassuolo berbalik unggul 3-2 atas Milan.

Berardi tampaknya benar-benar menjadi momok pertahanan Milan di laga kali ini. Baru dua menit laga berjalan di babak kedua, ia membuat gol keempatnya setelah menyambut operan Kurtic.

Tertinggal dua gol walau di awal laga sempat memimpin dua gol pula, Milan pun terus berusaha menekan. Sepakan Kaka di menit ke-67 cuma membuahkan sepak pojok sedangkan dua menit setelah itu sepakan Ricardo Montolivo masih bisa dihalau Gianluca Pegolo, sedangkan usaha Keisuke Honda menyambut bola muntah malah mengenai rekan satu timnya sendiri.

Sementara itu Berardi dipastikan tidak akan menjebol gawang Milan lagi setelah ia ditarik keluar untuk digantikan Ezequiel Schelotto di menit ke-78.

Memasuki menit ke-86, tekanan Milan akhirnya berbuah. Sebuah umpan dari De Jong mampu diteruskan oleh Montolivo tanpa kuasa dihentikan oleh Pegolo. Milan kini cuma butuh satu gol lagi untuk menyamakan kedudukan dari tuan rumah.

Dua menit kemudian Milan nyaris saja mendapatkan gol penyama skor. Balotelli menanduk bola yang masih bisa ditepis Pegolo dan kemudian Pazzini coba meneruskan, walaupun bola lantas cuma menghantam mistar, memantul ke tanah, dan menjauhi gawang.

Sampai peluit akhir dibunyikan, tak ada lagi gol tambahan. Sassuolo pun tampil sebagai pemenang dengan menundukkan Milan dalam drama tujuh gol tersebut.

Susunan Pemain

Sassuolo: Pegolo; Gazzola, Antei, Ariaudo, Longhi; Chibsah, Magnanelli, Kurtic (Marzoratti 87′); Berardi (Schelotto 78′), Zaza (Floro Flores 84′), Ziegler.

Milan: Abbiati; De Sciglio, Bonera, Zapata, Emanuelson; Nocerino (Pazzini 55′), De Jong, Cristante (Montolivo 55′); Kaka; Robinho (Honda 66′), Balotelli. 

Giuseppe Rossi Sudah Kembali Lagi dari Cedera Parah

rossigetty

Judi Online - Kariernya sempat terancam akan tamat gara-gara cedera parah, Giuseppe Rossi telah bangkit lagi dan menjadi pemain andalan timnya. Rossi bahkan disebut sebagai seorang pesepakbola jenius.

Rossi dulu pernah begitu tajam ketika masih berseragam Villarreal. Musim 2010/2011 menjadi musim terbaiknya bersama “Kapal Selam Kuning”, saat dia mengemas total 32 gol di semua kompetisi.

Tapi, setelah itu Rossi dihampiri musibah. Penyerang kelahiran New Jersey itu mengalami cedera lutut pada Oktober 2011 dan harus absen enam bulan. Saat mulai pulih dan kembali berlatih, lututnya cedera lagi dan dia harus menepi sepuluh bulan.

Dalam kondisi saat itu, mungkin banyak yang memprediksi Rossi tak akan bisa pulih seperti sedia kala dan dia tak akan kembali ke performa terbaik. 

Tapi, Fiorentina ternyata menaruh kepercayaan kepadanya. La Viola membeli si pemain dalam kondisi cedera pada awal tahun ini. Rossi baru melakoni debutnya untuk klub tersebut pada bulan Mei, pada pertandingan terakhir musim lalu.

Rossi kemudian benar-benar terlahir kembali pada musim 2013/2014. Striker berusia 26 tahun itu diandalkan Fiorentina di lini depan dan dia mampu membayar kepercayaan yang diberikan pelatih Vincenzo Montella. 

Rossi sejauh ini sudah mencetak 14 gol di Serie A dan menjadi top skorer sementara. Ditambah satu gol di Liga Europa, dia sudah mengemas 15 gol dalam 19 pertandingan.

“Anda bisa melihat bahwa Rossi adalah seorang pesepakbola jenius,” kata Montella kepada Mediaset seperti dikutip ESPN FC.

“Dia juga merupakan pemain yang benar-benar menyenangkan, terbuka kepada siapa saja,” tambahnya.

“Dia kadang-kadang sedikit terlambat datang ke latihan, dan saya bukannya senang dengan hal itu. Tapi, saya menutup mata sekarang, lagi dan lagi,” kata Montella.

Berkat penampilan bagusnya bersama Fiorentina, Rossi kembali masuk ke skuat timnas Italia. Eks pemain Manchester United itu mencetak satu gol ketika Gli Azzurri bermain imbang 2-2 dengan Nigeria, bulan lalu.

Prandeli Optimis Bisa Bisa Maksimal di Piala Dunia

cesare prandelli

Judi Online Judi Online - Tergabung di dalam grup berat di Piala Dunia, Italia optimistis bakal lolos ke fase gugur. Kendati bukan unggulan, pelatih Cesare Prandelli menegaskan timnya bisa mengalahkan tim-tim terbaik.

Hasil undian grup di Bahia awal bulan kemarin menempatkan Gli Azzurri di grup D bersama Uruguay, Inggris, dan Kosta Rika. Selain Kosta Rika, tiga tim di grup ini pernah jadi juara dunia.

Namun demikian, Prandelli yakin Italia bakal lolos bahkan sebagai juara grup. Pelatih 56 tahun ini berbekal pengalaman berhadapan dengan Uruguay dan Inggris di ajang-ajang sebelumnya.

Italia pernah menyingkirkan Inggris di babak perempatfinal Piala Eropa 2012, kendati harus lewat adu penalti. Demikian halnya dengan Uruguay, yang mereka taklukkan lewat babak tos-tosan di perebutan tempat ketiga Piala Konfederasi, Juni silam.

“Kami tidak takut dan target minimal yang pasti adalah lolos, mungkin memuncaki klasemen grup. Kami memainkan laga luar biasa melawan Inggris di Piala Eropa 2012, tapi perlu adu penalti untuk melaju,” katanya seperti dilansir Football Italia.

“Kami kesulitan di babak kedua laga kontra Uruguay pada Piala Konfederasi 2013, tapi tetap menang di adu penalti untuk meraih tempat ketiga. Tidak ada yang membicarakan Kosta Rika, tapi saya telah mempelajari mereka dan saya terkesan dengan ketajaman dan teknik mereka,” lanjutnya.

“Piala Dunia sudah dimulai. Bulan-bulan ini, yang memisahkan kami dari waktu kickoff, adalah fundamental karena kita meletakkan fondasinya sekarang,” tambah mantan pelatih Fiorentina ini.

Prandelli juga mengakui jika timnya bukanlah unggulan dibandingkan dengan sejumlah tim besar lainnya. Tapi ini tak berarti Mario Balotelli dkk. tak bisa mengalahkan negara-negara semisal Spanyol yang superior dalam beberapa tahun terakhir atau Brasil yang berstatuskan tuan rumah.

“Brasil, Argentina, Jerman, dan Spanyol adalah para favorit, sementara ada enam atau tujuh tim di belakang mereka termasuk Italia. Mari singkirkan pemikiran bahwa kami jadi tim yang paling oke, paling menawan, dan paling bertalenta. Kami tidak seperti itu,” ungkapnya.

“Tapi kami bisa mengalahkan yang terbaik, selama kami bersikap di jalan yang sesuai dengan semangat tim,” demikian Prandelli.

1 2 3 8