PRODUK
sportsbookcasino onlinebola tangkastogel online
CONTACT US
YM BBM wechat whatsapp SMSfb

Italia

Berita mengenai klub italia
1 2 3 8

De Rossi Bicara Soal Rudi Garcia dan Isu Tak Sedap yang Menjerat Benatia

roma

Judi Online - Gelandang AS Roma Daniele De Rossi menyambut gembira perpanjangan kontrak sang pelatih, Rudi Garcia. Dia juga berbicara soal isu kurang sedap yang menjerat Mehdi Benatia.

Garcia baru saja meresmikan perpanjangan kontrak dengan Roma hingga 2018 mendatang. Masa depan pelatih asal Prancis tersebut sempat menjadi topik pembicaraan mengingat kontraknya akan habis tahun depan dan kabarnya sedang diminati sejumlah klub.

Kabar tersebut tak terlepas dari keberhasilan Garcia mengangkat Roma musim ini. Di bawah kendalinya, Giallorossi tampil impresif dan bersaing memperebutkan scudetto kendati akhirnya ‘hanya’ finis sebagai runner up. Meski begitu, hal ini sudah jadi prestasi tersendiri mengingat mereka berhasil kembali ke Liga Champions usai absen di tiga musim terakhir, plus naik empat peringkat dari musim sebelumnya.

“Saya senang, saya pikir Anda tahu bahwa semua orang yang punye keterikatan dengan Roma harus merasa senang dengan perpanjangan kontraknya,” sahut De Rossi dikutip Football Italia.

“Saya sebelumnya sudah yakin dia akan bertahan karena saya sudah menanyainya dan dia menjawab ‘ya’. Saya tidak berpikir dia akan membohongi saya,” tambahnya.

Selain kabar positif dari sang pelatih, Roma juga diselimuti isu tak sedap soal Benatia. Bek asal Maroko itu belum lama ini mengaku kurang betah di ibukota Italia dan ingin mempertimbangkan tawaran-tawaran besar yang masuk. Gaji menjadi persoalan utamanya.

Isu ini lantas ditanggapi oleh Direktur Olahraga Roma Walter Sabatini dengan penegasan bahwa Benatia tak akan ke mana-mana. Selain kontraknya masih tersisa empat tahun, Benatia disebut cuma dipengaruhi oleh sang agen dan kabarnya kini sudah ‘melunak’.

Terkait hal ini, De Rossi memberikan penilaiannya.

“Bahkan saya terganggu oleh bursa transfer tahun lalu. Hal terpentingnya adalah kemarin (Walter) Sabatini berbicara soal Benatia sebagai seorang pria, pemain, profesional, dan tentang hasrat yang telah selalu ditunjukkan ketika di lapangan untuk Roma,” ujarnya.

“Saya tidak tahu bagaimana isu ini akan berakhir tapi jika dia bertahan di Roma, tidak satupun penggemar boleh berpikir ada yang kurang darinya. Dia telah memberi, sebagaimana apa yang telah dilakukannya di lapangan, lebih dari kami para (kelahiran) Roma asli dari sudut pandang seorang manusia,” demikian pemain 30 tahun ini.

Bisa Memperkuat Roma Merupakan Pengalaman Luar Biasa Bagi Pjanic

 pjanicafpmonteforte

Judi Online – Miralem Pjanic sudah sejak tahun 2011 berkarier bersama AS Roma. Masa-masa di Stadion Olimpico disebut menjadi pengalaman yang luar biasa bagi pesepakbola 24 tahun itu.

Pada bulan Agustus 2011, Pjanic memutuskan untuk bergabung dengan Roma dari Olympique Lyon. Bersama ‘Serigala Ibukota’, pemain tim nasional Bosnia-Herzegovina itu meraih prestasi terbaik musim lalu.

Roma yang tak diunggulkan di awal musim bersama dengan pelatih baru, Rudi Garcia, malah menjadi penantang juara. Sempat mengalami periode negatif dengan rentetan hasil imbang, I Lupi pun mengakhiri musim pada posisi runner-up.

Performa Roma di musim lalu lantas membuat Pjanic diselimuti rasa percaya diri yang tinggi. Dia menyebut bahwa tim Giallorossi bisa meraih prestasi setinggi mungkin yang mereka inginkan.

“Roma merupakan pengalaman luar biasa untuk saya. Sebelum saya datang ke sini, saya tak tahu banyak mengenai klub, tapi semua hal yang saya lihat sejak pertama kali datang sungguh positif,” ucap Pjanic di Football Italia.

“Saya merasa senang membuat keputusan ini -itu jelas merupakan salah satu keputusan yang benar. Saya senang bisa menandatangani kontrak baru.”

“Saat saya datang, itu karena Luis Enrique begitu menginginkan saya, tapi saya juga merasa sama bahagianya dengan pelatih baru.”

“Saya menandatangani kontrak untuk menjadi bagian proyek yang luar biasa. Kami bisa meraih prestasi setinggi mungkin seperti yang kami mau,” imbuhnya.

Benatia Mengaku Bahagia Di Roma, Tapi..

benatiagettyi

Bursa Taruhan Bola - Mehdi Benatia mengaku bahagia di AS Roma. Namun jika ada tawaran besar yang datang, bek asal Maroko itu tak menutup kemungkinan untuk mempertimbangkannya.

Benatia tampil oke bersama Roma musim ini. Dia menjadi salah satu kunci di balik kokohnya pertahananGiallorossi di musim ini. Tak cuma itu, Benatia juga cukup produktif mencetak gol dan tercatat lima kali menjebol gawang lawan.

Penampilan impresifnya itu lantas mengundang ketertarikan dari klub lain. Sejumlah klub sepertiManchester City, Barcelona, dan Bayern Munich dikabarkan tertarik untuk mendatangkan bek berusia 27 tahun itu.

Benatia masih terikat kontrak hingga 2018 dengan Roma. Kabarnya, dia tengah berupaya untuk membuka negosiasi dengan Roma terkait kenaikan gaji.

Soal kelanjutan masa depannya, Benatia mengaku bahagia di Roma. Tapi jika ada tawaran besar yang datang dari klub lain, mantan pemain Udinese itu akan mempertimbangkannya.

“Saya bahagia di Roma. Masih ada empat tahun lagi dalam kontrak saya,” sahut Benatia dalam wawancara dengan Arrydia seperti dikutip Football Italia.

“Saya sudah bicara dengan direktur soal perpanjangan kontrak, yang mana saya tidak yakin akan lolos, karena kami belum sepenuhnya sepakat,” lanjutnya.

“Saya baik-baik saja di sini dengan pelatih dan dengan para pemain…”

“Saya 27 tahun dan saya sudah mencapai usia di mana tawaran besar dari klub besar membuat Anda berpikir, klub-klub seperti Barca, City, Bayern. Itu adalah klub-klub yang diimpikan pemain manapun.”

“Saat ini saya bersama tim nasional Maroko dan agen saya bertanggung jawab untuk pertemuan dengan tim. Saya yakin bahwa kami akan mendapat kabar sesegera mungkin,” katanya.

Seedorf Santai Menanggapi Masa Depannya

milan

Bursa Taruhan Bola – Kegagalan AC Milan tampil di kompetisi Eropa membuat masa depan Clarence Seedorf  kian dispekulasikan. Tapi pelatih asal Belanda itu sendiri santai menanggapinya.

Milan memang menutup musim dengan hasil positif usai mengalahkan Sassuolo 2-1, Senin (19/5/2014) dinihari WIB tadi. Tapi kemenangan tersebut tak cukup untuk mengantarkan mereka lolos ke Liga Europa.

Rossoneri kalah bersaing dengan Parma yang di saat bersamaan mengalahkan Livorno 2-0, memastikan Gialloblu finis di posisi enam dengan nilai 58 sementara Milan tertinggal satu poin. Maka untuk pertama kalinya dalam 16 tahun atau sejak 1997/1998 Milan tak lolos ke kompetisi Eropa.

Hasil ini lantas membuat masa depan Seedorf makin dipertanyakan. Sebelumnya pro kontra sudah menyertai penunjukkannya sebagai pelatih karena dinilai tak berpengalaman. Faktanya penampilan Diavolo Rosso di bawah kendali pria 38 tahun itu terbilang angin-anginan.

Alhasil Seedorf pun dicecar pertanyaan terkait kelangsungan kariernya dalam jumpa pers usai laga. Namun sang pelatih menjawab dengan diplomatis. 

“Saya tidak punya niatan untuk berbicara kepada klub melalui media. Saya telah mengatakannya selama berbulan-bulan dan hari ini tidak mengubah apapun soal itu,” kata Seedorf kepada Sky Sports Italia dikutip Football Italia.

“Sekarang saya akan menyelesaikan semua wawancara, lalu pergi menyantap sushi yang lezat, bersantai di esok hari, bermain tenis, dan kemudian kami akan mencoba mempersiapkan apa yang kami perlu persiapkan dengan klub,” tuntasnya.

Conte Ingin Mengulangi Memori 1993 dan Lolos ke Final

juventusi

Judi Online - Juventus harus mengakui keunggulan Benfica di leg pertama semifinal Liga Europa. Namun Antonio Conte tak patah semangat dan berkaca pada pengalamannya sekitar dua dekade silam.

Melawat ke Estadio Da Luz, Jumat (25/4/2014) dinihari WIB, Juve sempat tertinggal di menit ketiga usai Benfica bikin gol lewat Ezequiel Garay. Tim tamu baru bisa samakan kedudukan di menit 73 lewat Carlos Tevez sebelum akhirnya kalah dari gol Rodrigo Lima enam menit sebelum bubaran.

Kalah 1-2, peluang Juve sebenarnya masih terbuka lebar untuk bisa lolos ke final karena mereka akan bermain di Juventus Stadium pekan depan. Terlebih kemenangan 1-0 saja cukup mengantarkan Bianconeri lolos ke partai puncak yang dihelat di Juventus Stadium bulan depan.

Meski demikian Juve juga tak boleh anggap remeh Benfica, raksasa Portugal yang coba membayar kekecewaan musim lalu kala cuma menjadi runner-up di kompetisi ini.

Tapi Juve boleh mengingat memori indah kala menghadapi Benfica di Piala UEFA musim 1992/1993. Berlaga di perempatfinal, Juve yang kala itu masih diperkuat Antonio Conte lolos ke semifinal usai tertinggal dengan skor sama, 1-2 di leg pertama dan menang 3-0 di leg kedua.

Di musim itu Juve tampil sebagai juara Piala UEFA – nama lama Liga Europa – dengan mengalahkanBorussia Dortmund di final dengan agregat total 6-1.

“Kami harus mengeri bahwa laga semifinal ini masih terbuka dan Juventus Stadium bisa menyamai riuhnya atmosfer di Lisbon. Kami semua ingin ke final,” sahut Conte di Football Italia.

“Saya melihat malam ini adanya optimisme dan keyakinan dari performa kami malam ini. Tidak mudah untuk datang ke sini dan bermain seperti ini melawan tim yang tak terkalahkan di kandang,” lanjutnya.

“Kami tidak bermain dengan gaya Italia kuno, karena kami menyerang, menaikkan terus tempo, intens, dan memaksa Benfica untuk fokus pada serangan balik. Kami menjaga kehormatan sepakbola Italia malam ini.”

Benitez Merasakan Pentingnya Laga Melawan Juventus

rafabenitezafpi

Judi Online – Napoli akan menghadapi laga melawan Juventus di giornata 31 akhir pekan ini. Menurut Rafael Benitez, pertandingan ini amat penting bagi Napoli yang tengah mengincar posisi runner-up.

Napoli akan menjamu Juve di San Paolo, Senin (31/3/2014) dinihari WIB. Ini adalah pertemuan antara tim peringkat teratas dan penghuni posisi tiga klasemen Serie A.

Napoli kini duduk di peringkat tiga klasemen dengan 61 poin dari 30 pertandingan. Tertinggal jauh dari Juve (20 angka), Napoli pun membidik posisirunner-up.

Peringkat kedua saat ini masih ditempati AS Roma. Giallorossi punya 67 poin dan masih menyimpan satu laga tunda.

Benitez pun menekankan pentingnya pertandingan melawan Bianconeri. Tiga poin dari laga ini disebut Benitez akan memuluskan langkah timnya menuju posisi runner-up.

“Anda bisa merasakan pentingnya pertandingan itu di sini,” sahut Benitez seperti dikutip Football Italia.

“Juve kuat dan setiap orang ingin memenangi pertandingan. Ada tidak poin penting untuk direbut yang akan memudahkan kami mencapai target,” lanjut pelatih asal Spanyol itu.

“Target kami adalah mengejar Roma di posisi kedua. Jika kami mengalahkan Juve, maka kami akan lebih dekat dengan target itu,” kata Benitez menambahkan.

Pogba Diminati PSG, Bagi Juve Itu Sebuah Kebanggaan

pogbagettyi

Bursa Taruhan Bola - Paris Sanit-Germain terus dikait-kaitkan dengan Paul Pogba. Tak takut kehilangan pemainnya, kubu Juventus justru menilainya sebagai sebuah kebanggaan.

PSG dikabarkan tertarik untuk memboyong Pogba dari Juve. Les Parisiendisebut siap menggelontorkan dana hingga 70 juta euro untuk mendatangkan gelandang 20 tahun itu.

Pogba sendiri direkrut Juve dengan status bebas transfer dari Manchester United di bursa musim panas tahun 2012 lalu. Dia langsung tampil mengesankan dan sudah mengemas 13 gol dari 74 kali penampilan untukBianconeri di semua kompetisi sejak pertama kali bergabung.

Performa yang ditunjukkan oleh Pogba itu membuatnya dikabarkan menjadi incaran PSG. Namun kubu Juve tak khawatir dengan rumor itu dan melihatnya sebagai sebuah kehormatan.

“Minat PSG padanya, perhatian klub besar tidak boleh membuat Anda takut, tapi itu adalah sumber kebanggaan. Anda harus tenang,” sahut Presiden Juve Andrea Agnelli seperti dikutip Football Italia.

“Saya tidak melihat alasan mengapa kami harus menjauhkan diri dari Pogba: dia adalah perkembangan kami. Setiap musim kami mencoba untuk membuat Juve makin kuat, dan Pogba tetap bersama kami.”

“Hanya dua tahun lalu tidak ada yang tahu Paul Pogba dan direktur kami Beppe Marrotta dan Fabio Paratici menemukannya, sekarang Juventus ingin menemmukan Paul Pogba yang lain,” katanya.

Garcia Tak Mau Roma Kecolongan Oleh Inter yang Sedang Positif

roma

Judi Online – Menjamu Inter Milan, pelatih Roma Rudi Garcia ingin anak asuhnya mengerahkan segala daya upaya untuk memastikan kemenangan. Ia tak mau kecolongan oleh Nerazzurri yang sedang dalam atmosfer positif.

Sempat tanpa kemenangan di enam pertandingan awal tahun, Inter bangkit dan tak terkalahkan di tiga laga terakhir, dengan rincian dua kemenangan dan satu hasil imbang. Catatan ini jadi perhatian khusus Garcia saat timnya menjamu mereka di Olimpico, Minggu (2/3/2014) dinihari WIB nanti.

Garcia pribadi ingin memanfaatkan momentum bagus di mana tim-tim rival seperti Juventus, Napoli, dan Fiorentina baru saja melakoni partai tengah pekan di Liga Europa. Dengan demikian ada potensi mereka mengalami kelelahan dan kehilangan poin penuh.

“Kami tidak bermain dalam sepekan ini, sementara rival-rival kami di papan atas harus bertanding. Fiorentina dan Juventus juga akan bertemu di Liga Europa dan kita akan lihat apa yang akan terjadi,” kata Garcia di situs resmi klub.

“Tapi hal pertama dan yang terutama, kami perlu mengalahkan tim top seperti Inter. Mereka punya pemain-pemain dan pelatih yang bagus. Mazzarri selalu mendapatkan hasil akhir-akhir ini dan timnya bermain efektif,” lanjutnya.

“Yang paling penting adalah bagaimana Roma bermain. Kami perlu melakukan serangan balik dengan baik dan solid di lini belakang. Kami perlu 11 pemain yang memberikan segala upaya ketika harus bertahan. Kami perlu melakukan segala hal yang bisa dilakukan dan itulah cara kami bisa meraih tiga angka,” tambah pelatih asal Prancis ini.

Roma saat ini menempati posisi dua di klasemen Serie A dengan nilai 57 dari 24 laga. Anak-anak ibukota tertinggal sembilan angka dari Juve dan unggul enam poin dari Napoli yang masing-masing sudah menjalani 25 pertandingan.

Garcia : Menang dan Tidak Kebobolan Adalah yang Terpenting untuk Roma

070530_roma

Judi OnlineAS Roma cuma menang tipis 1-0 kala bertandang ke markas Bologna, tapi itu rupanya sudah lebih dari cukup untuk pelatih Rudi Garcia kendati tetap ada hal yang jadi sorotan.

Roma melakoni duel sulit kala bertandang ke Stadio Renato Dall’Ara, Minggu (23/2/2014) dinihari WIB. Meski dominan dalam penguasaan, tim ‘Serigala’ hanya mampu menang lewat gol tunggal Radja Nainggolan.

Sepanjang pertandingan, anak-anak ibukota tampak kesulitan mencetak peluang bagus. Mereka tercatat melepaskan 17 upaya, namun hanya dua yang berhasil mengarah ke gawang dan satu dimentahkan tiang. Sementara tuan rumah punya 12 percobaan dan cuma satu yang on target.

Meski demikian, hasil ini sudah cukup disyukuri oleh Garcia mengingat mereka pulang dengan angka penuh dan tak kebobolan. Selain itu, kemenangan di laga ini jelas menempatkan dua rival yang bermain belakangan yakni Juventus dan Napoli, dalam tekanan untuk meraih kemenangan.

Satu-satunya sorotan yang diberikan Garcia adalah bahwa anak-anak asuhnya mendapatkan terlalu mudah mendapatkan ancaman dari serangan balik.

“Kami tahu Bologna kuat di udara, terutama dengan keberadaan Rolando Bianchi. Kami menjaga agar tidak kebobolan dan selalu mudah untuk menang jika Anda tak kebobolan, terutama di laga tandang,” katanya seperti dikutip Football Italia.

“Ini adalah kemenangan yang sangat penting dan itulah yang utama. Babak pertama berada dalam kendali, tapi di babak kedua ada banyak serangan balik. Kami mencetak sebuah gol hebat, tapi menderita terlalu banyak di akhir pertandingan,” tambah pelatih asal Prancis tersebut.

Dengan kemenangan ini, Roma mengoleksi nilai 57 dari 24 laga. Mereka tertinggal enam poin dari Juventus yang akan menjalani derby kontra Torino dan unggul tujuh angka dari Napoli yang bakal menjamu Genoa, di mana kedua rival Roma itu bakal memainkan pekan ke-25.

Walau Lelah, Tevez Siap Hadapi Derby Turin

tevezgettyi

Judi Online - Carlos Tevez tak menampik jika dirinya merasa kelelahan usai berlaga di Liga Europa bersama Juventus. Namun striker asal Argentina itu tetap siap menatap laga melawan Torino di Serie A akhir pekan ini.

Juve baru melakoni laga leg pertama babak 32 besar Liga Europa dengan menjamu Trabzonspor, Jumat (21/2/2014) dinihari WIB kemarin. Di pertandingan itu, Bianconeri memetik kemenangan 2-0 atas tamunya.

Usai berlaga di Liga Europa, Juve sudah ditunggu laga derby melawan Torino di lanjutan Serie A. Pertandingan yang bertajuk derby della mole itu akan dimainkan di Juventus Stadium, Minggu (23/2/2014) malam waktu setempat atau Senin (24/2/2014) dinihari WIB.

Usai berlaga di Liga Europa, Tevez mengaku didera kelelahan. Tapi dia tetap tak sabar untuk menantikan laga melawan Il Toro dan siap untuk dimainkan.

“Kemenangan di Liga Europa memberi kami banyak kepercayaan diri dan kami senang dengan hasilnya, bahkan meski itu tidak memberi kami waktu untuk rileks,” sahut Tevez kepada Sky Sport Italia.

“Leg kedua menyimpan bahaya, jadi kami harus menjaga konsentrasi di level tinggi. Atmosfer di Turki selalu panas, jadi itu tidak akan mudah,” lanjut mantan pemain Manchester City itu.

“Aku merasa sangat lelah setelah pertandingan itu, tapi aku akan memastikan bahwa aku siap untuk derby. Aku tidak sabar untuk ke lapangan besok Minggu,” katanya menambahkan.

1 2 3 8