PRODUK
sportsbookcasino onlinebola tangkastogel online
CONTACT US
YM BBM wechat whatsapp SMSfb

Sepak Bola Dunia

Berita klub – klub dunia
1 2 3 9

Loew Tuntut Jerman Bermain Baik Melawan Perancis

thumbnail

Bursa Taruhan Bola – Joachim Loew tak sepenuhnya senang dengan penampilan Jerman karena susah payah mengalahkan Aljazair 2-1. Ini yang mesti ditingkatkan lagi mengingat Prancis akan jadi lawan selanjutnya.

Die Mannschaft butuh waktu hingga 120 menit untuk memperoleh kemenangan. Setelah imbang 0-0 di waktu normal, Andre Schurrle dan Mesut Oezil mengantar Jerman memimpin sebelum Abdelmoumene Djabou menciptakan gol hiburan.

Kendati pada akhirnya menang, namun Jerman memperlihatkan penampilan yang bisa dikatakan belum memuaskan. Apalagi, Aljazair “cuma” tim yang berada di bawah level mereka.

Di babak perempatfinal, Prancis akan menjadi tantangan sebenarnya bagi Philipp Lahm dkk. Les Bleus di sepanjang turnamen ini tampil impresif dengan belum kalah dari empat laganya, plus belum kebobolan.

“Anda membutuhkan pertandingan semacam ini di Piala Dunia. Di suatu titik Anda harus mengira bahwa di satu pertandingan akan berlanjut sampai perpanjangan waktu,” kata Loew kepada televisi Jerman yang dikutip Reuters.

“Pertandingan (melawan Prancis) harus lebih baik,” tegas dia. “Saat ini kami terlalu banyak kehilangan bola, terutama di babak pertama sehingga praktis kami mengundang Aljazair untuk melakukan serangan balik. Tapi kami lebih baik di babak kedua.”

“Kami memiliki sejumlah peluang bagus yang seharusnya bisa menentukan hasil pertandingan sebelum berlanjut ke babak tambahan waktu.”

Jerman akan menghadapi Prancis di Maracana, Rio de Janiero pada Jumat (4/7/2014) malam WIB.

Robben : Terkadang Anda Dihukum Karena Bersikap Jujur

thumbnail

Judi Online – Arjen Robben kembali menegaskan kalau penalti yang didapat Belanda saat berhadapan dengan Meksiko bukan karena dia diving. Soal cercaan yang kini terus datang, dia menyebutnya sebagai konsekuensi kejujuran.

Robben dituding kubu Meksiko melakukan tiga kali diving saat kedua tim saling berhadapan di babak 16 besar Piala Dunia. Pelatih Miguel Herrera menyebut salah satu aksi ‘menyelam’ yang dilakukan Robben berujung jatuhnya keputusan penalti di menit 92. Belanda yang sempat tertinggal akhirnya menjadi pemenang dalam laga itu dengan skor 2-1.

Dalam pernyataannya usai pertandingan, Robben mengakui telah melakukan diving. Tapi dia bersikeras kalau diving yang dilakukan adalah di babak pertama, yang tidak memberi pengaruh apapun pada hasil pertandingan. Sementara saat wasit menunjuk titik penalti, itu karena dia memang dilanggar Rafael Marquez.

Usai melontarkan pengakuannya soal diving di babak pertama, Robben langsung dapat banyak kritikan. Dia juga sempat diancam sanksi FIFA, meski kemudian tidak ada hukuman jatuh padanya.

“Itu sangat disayangkan karena dalam wawancara kemarin setelah pertandingan saya sangat jujur. Mungkin kadang Anda dihukum karena menjadi jujur, tapi saya selalu memilih untuk menjadi orang jujur,” sahut Robben seperti diberitakan Telegraph.

“Saya katakan ada satu pelanggaran terjadi di babak pertama saat saya terjatuh karena saya pikir dia akan menekel saya, tapi dia kemudian menarik kakinya di saat-saat terakhir dan saya jatuh ke tanah tanpa tersentuh. Itu aksi yang bodoh dari saya, tapi itu tidak memengaruhi pertandingan. Itu tidak ada hubungannya dengan penalti,” tegas dia lagi.

Robben juga menyebut kalau dirinya sama sekali tidak khawatir kalau FIFA sampai menjatuhkan sanksi padanya.

“Tidak, sama sekali tidak? Kenapa? Saya tidak takut. Saya orang yang jujur,” lanjutnya.

“Di babak pertama kami harusnya dapat penalti. Di babak kedua, penalti di akhir pertandingan itu jelas pelanggaran. Harusnya tidak ada pembicaraan lagi soal itu. Disayangkan ada sangat banyak perbincangan karena sebagai tim kami bermain dengan performa yang sangat baik. Itu harusnya jadi hal yang utama.”

“Kadang, Anda tahu, saya suka menjadi jujur dan saya meminta maaf atas aksi di babak pertama, tapi itulah sepakbola. Dan itu tidak ada hubungannya dengan hasil pertandingan,” tuntasnya.

Mertens Waspadai Ancaman Lini Depan AS

thumbnail

Bursa Taruhan Bola – Belgia bakal melakoni pertandingan perdelapanfinal Piala Dunia melawan Amerika Serikat. Penggawa The Red Devils, Dries Mertens, mewaspadai potensi ancaman dari lini depan The Stars and Stripes.

Pertandingan 16 besar Piala Dunia antara Belgia melawan AS bakal dihelat di Arena Fonte Nova, Salvador, Rabu (2/7/2014) dinihari WIB mendatang.

Menatap laga itu, Mertens menyatakan bahwa Belgia tak mau lengah. Sebabnya, tim ‘Paman Sam’ yang mampu lolos dengan predikatrunner-up Grup G dinilai bukanlah tim yang lemah. AS mampu lolos setelah menyingkirkan Ghana dan Portugal.

Sebanyak empat gol berhasil dilesakkan oleh AS selama melakoni fase grup. Tapi, tim besutan Juergen Klinsman itu juga kebobolan tiga laga saat melakoni tiga laga.

“Saya pikir mereka (AS) sudah bermain sangat bagus. Saya sedikit terkejut, tapi saya melihat pertandingannya dan saya pikir mereka merupakan tim yang sangat bagus,” kata Mertens diSoccerway.

“Mereka mempunyai striker bagus di lini depan dan di belakang seperti sebuah tim.”

“Mereka mempunyai kekompakan yang sangat bagus, jadi bakal sangat sulit buat kami untuk bisa mencetak gol. Tapi, kami sangat percaya diri jadi kami menginginkan laga ini,” imbuhnya.

Jerman Lebih Fokus Kalahkan Aljazair

thumbnail

Judi Online – Di atas kertas, Jerman bukan lawan sebanding bagi Aljazair. Meskipun Die Mannschaft dijagokan akan menang namun memikirkan perempatfinal diyakini akan jadi kesalahan besar bagi mereka.

Jerman menghadapi Aljazair dalam pertarungan babak 16 Besar di Estadio Beira-Rio, Porto Alegre, Selasa (1/7/2014) dinihari WIB. Ini menjadi kesempatan bagi pasukan arahan Joachim Loew itu untuk ‘balas dendam’.

Pasalnya di dua pertemuan sebelumnya, Jerman selalu takluk dari Aljazair. Pada laga ujicoba di 1964, Jerman takluk 0-2 dan kembali menyerah 1-2 saat berjumpa di Piala Dunia 1982.

Kendati punya rekor buruk atas lawannya, Jerman tetaplah salah satu tim tertangguh sekaligus favorit juara di turnamen ini. Namun, Aljazair juga tak boleh diremehkan.

“Kami mungkin tidak terlalu familiar dengan nama-nama pemain mereka tapi jelas kami suda melihat performa Aljzair selama bertahun-tahun,” kata Loew yang dilansir Reuters.

“Kami tahu bagaimana mereka berlatih, kami tahu mereka punya pengaruh Prancis yang besar. Kami tahu bahwa banyak para pemainnya pergi ke Prancis dan bermain serta berlatih di tim-tim di sana. Mereka memang tidak familiar tapi jelas mereka punya kualitas.”

“Kami tentu tidak dapat melihat babak berikutnya, kami harus menemukan sebuah solusi untuk pertandingan besok. Kami harus memenangi pertandingannya dan maju selangkah demi selangkah. Jika kami bisa memanfaatkan sumber daya dan energi yang kami punya maka kami bisa menang,” sambung Loew.

Jika Philipp Lahm dkk. melaju ke perempatfinal, maka mereka akan berhadapan dengan pemenang pertandingan antara Prancis kontra Nigeria.

Liverpool Diminta Tegas pada Suarez

Bursa Taruhan Bola - Hukuman yang dijatuhkan FIFA untuk Luis Suarez dinilai oeh mantan pemain Liverpool Alan Hansen sudah adil. Namun dia juga meminta eks klubnya itu untuk bertindak tegas pada Suarez.

Suarez dijatuhi hukuman oleh FIFA karena menggigit Giorgio Chiellini. Striker berusia 27 tahun itu dilarang tampil dalam sembilan laga resmi internasional plus empat bulan tak boleh berkompetisi dan terlibat dalam aktivitas apapun terkait sepakbola.

Akibat hukuman itu, Liverpool tak akan diperkuat Suarez sampai 26 Oktober. Itu berarti The Reds tak bisa menggunakan tenaga Suarez di sembilan pekan pertama Premier League musim 2014/2015 serta tiga laga di Liga Champions.

Ini bukan kali pertama Liverpool harus menghadapi situasi seperti ini. Sebelumnya, mereka juga sudah pernah kehilangan Suarez yang dihukum 10 laga karena menggigit Branislav Ivanovic di tahun 2013.

Kendati menyebut sanksi untuk Suarez sudah adil, namun Hansen menilai para pendukung Liverpool masih was-was kalau-kalau striker andalannya itu kembali mengulang kelakuan yang sama. Karena itu, dia meminta Liverpool untuk bertindak tegas. Jika insiden serupa terulang, Liverpool diminta untuk melego Suarez.

“Saya pikir hukumannya adil. Jelas, yang mengkhawatirkan untuk setiap pendukung Liverpool adalah apakah ada sedikit atau tidak ada provokasi? Dan pertanyaannya adalah: akankah dia melakukannya lagi?” sahut Hansen seperti dikutip BBC.

“Liverpool harus menekankan ini dan mengatakan: ‘Satu lagi kesembronoan dan ini berakhir.’ Jika Anda punya talenta, akan selalu ada klub yang tertarik,” lanjut pria yang memperkuat Liverpool di periode tahun 1977-1991 itu.

“Ini menyedihkan untuk Suarez, yang setelah insiden Branislav Ivanovic, berhasil mengambil hati publik Inggris dengan cara dia bermain. Tapi ini adalah soal: ‘Nah, kan, terulang lagi.'”

“Anda tidak pernah bisa memaafkan itu. Anda bisa agak mengerti itu jika dia disikut, tapi tidak ada provokasi atau apapun,” kata pria yang kini jadi komentator itu.

Hingga kini, Liverpool belum menyatakan sikap lebih lanjut soal hukuman untuk top skorernya musim lalu itu. Mereka masih akan meninjau laporan Komisi Disiplin FIFA lebih dulu.

Suarez yang Dihukum, Liverpool Kena Getahnya

Judi Online – Eks defender Liverpool, Jamie Carragher, turut mengomentari hukuman yang dijatuhkan oleh FIFA untuk Luis Suarez. Carragher menilai bahwa The Reds seharusnya tak kena getahnya atas hukuman itu.

FIFA menjatuhkan hukuman sembilan laga resmi internasional dan larangan beraktivitas di semua kompetisi dan kegiatan sepakbola selama empat bulan, akibat menggigit bahu Giorgio Chiellini saat Uruguay memetik kemenangan atas Italia di laga terakhir Grup D Piala Dunia.

Selain itu, Suarez masih mendapatkan sanksi denda sebesar 82.227 euro atau setara Rp 1,3 miliar.

Dengan sanksi yang diberikan oleh FIFA itu, Suarez setidaknya bakal absen membela The Anfield Gank sampai 26 Oktober mendatang. Dia baru bisa bermai saat Liverpool berhadapan dengan Newcastle United dalam pertandingan Liga Inggris yang berlangsung pada 1 November mendatang.

Carragher langsung menilai bahwa hukuman itu tak adil buat Liverpool. Pasalnya, insiden yang dilakukan Suarez itu dilakukan saat mengenakan seragam Uruguay.

Carragher lantas mencontohkan bahwa saat Suarez dihukum karena menggigit Branislav Ivanovic, dia tetap bisa memperkuat timnas Uruguay.

“Saya tak setuju dengan hukuman yang belaku di kompetisi seluruh dunia. Saat terakhir dia dihukum, Liverpool kehilangan dia dalam 10 pertandingan, tapi saya pikir dia masih bisa bermain buat Uruguay,” kata Carragher di Sky Sports.

“Ini merupakan turnamen internasional, sebuah turnamen FIFA, insiden gigitan itu mengenakan seragam Uruguay dan seharunsnya Uruguay dan Suarez yang harus membayarnya.”

“Saya akan mengharapkan dia melewatkan sisa Piala Dunia. Dia pernah dihukum tujuh kali atas insiden di Ajax, 10 laga saat memperkuat Liverpool, satu yang mungkin Anda harapkan bakal 12 atau 15 pertandingan -di sepakbola level internasional itu bisa lebih dari 12 bulan. Saya tak berpikir bahwa Liverpool seharusnya tak kena getahnya,” imbuhnya.

Perancis Waspadi ‘Elang Super’ yang Diyakini Akan Menyulitkan

thumbnail

Busa Taruhan Bola – Lolos dari fase grup di posisi teratas, Prancis terhindar dari Argentina dan akan berhadapan dengan Nigeria. Namun, ‘Elang Super’ tetap diyakini akan menyulitkan Les Bleus.

Prancis memantapkan posisi di puncak klasemen Grup E dengan 7 poin setelah bermain imbang 0-0 dengan Ekuador, Kamis (26/6/2014) dinihari WIB. Di posisi dua ada Swiss yang menemani Prancis lolos.

Hasil itu membuat Prancis akan berhadapan dengan runner-up Grup F, Nigeria, sedangkan Swiss bertemu salah satu unggulan turnamen, Argentina, di babak 16 besar.

Di atas kertas kans Prancis untuk menembus perempatfinal tentu lebih besar ketimbang jika harus menghadapi tim Tango. Namun, pelatih Prancis Didier Deschamps tetap tak mau memandang enteng lawan dan amat mewaspadai potensi ancaman dari sang juara Afrika.

“Itu sudah pasti akan menjadi sebuah pertandingan yang sulit,” komentarnya di Reuters.

Sejak jadi juara tahun 1998 silam, Prancis menuai hasil kurang stabil di gelaran Piala Dunia. Mereka sudah tersingkir di fase grup 2002 dan 2010, meskipun mampu jadi runner-up di 2006.

Neymay dan Messi Sama-sama 4 Gol

thumbnail

Judi Online – Banyak kejutan terjadi di Piala Dunia menyusul tersingkirnya beberapa tim unggulan. Tapi untuk urusan bikin gol, mereka yang disebut sebagai pemain terbaik dunia sudah membuktikan statusnya: Lionel Messi dan Neymar.

Di daftar pencetak gol terbanyak Piala Dunia sampai Kamis (26/6/2014) pagi WIB, posisi teratas dimiliki bersama oleh Lionel Messi dan Neymar. Keduanya sama-sama sudah membuat empat gol dari tiga laga di fase grup.

Ketajaman mereka di kotak penalti lawan pada akhirnya membuat Argentina dan Brasil meraih hasil-hasil meyakinkan dan lolos ke babak 16 besar dengan status juara grup.

Di Tim Samba, Neymar sudah menunjukkan ketajamannya sedari pertandingan pertama. Meski diprediksi bakal tertekan karena menanggung beban berat untuk mengantar Brasil kembali jadi juara di kandang sendiri, bintang milik Barcelona itu justru terlihat sangat rileks di atas lapangan. 

Dia bikin dua gol saat Brasil menggilas Kroasia di laga pembuka Piala Dunia. Sempat dibuat buntu oleh Meksiko, Neymar kembali unjuk gigi dengan dua golnya ke gawang Kamerun. 

Kondisi serupa terjadi pada Messi di Argentina. Peran Messi malah lebih krusia lagi karena dia cuma dia yang mencetak gol Argentina di dua pertandingan pertama. Saat berhadapan dengan Bosnia, Argentina terbantu satu gol bunuh diri pemain lawan. Lalu Messi membuat gol yang menjadi trademark-nya: menggiring bola di muka kotak penalti mencari ruang lalu melepaskan tembakan kaki kiri. Albiceleste menang 2-1.

Di laga kedua kontra Iran, Argentina sepertinya akan gagal meraih kemenangan karena sampai menit 90 dibuat buntu dalam upaya menembus pertahanan wakil Asia itu. Tapi sekali lagi aksi individunya menyelamatkan Argentina. Golnya di periode injury time memberi Argentina kemenangan 1-0.

Malam tadi dalam laga dengan Nigeria, Messi kembali unjuk gigi. Dia bikin dua gol yang memberi negaranya kemenangan 3-2 dan tiket lolos ke 16 besar sebagai juara grup.

Tanpa mengecilkan peluang tim lain, keberhasilan Brasil dan Argentina lolos sebagai juara grup masing-masing memungkinkan terciptanya skenario final antara kedua negara, tentunya jika terus meraih kemenangan di laga-laga berikutnya. Jika itu benar terjadi maka duel topskorer Piala Dunia antara Messi dan Neymar juga akan mungkin sampai ke fase paling akhir. 

Kembali ke daftar pencetak gol, saat ini ada tujuh pemain yang menguntit di belakang Messi-Neymar dengan sudah bikin tiga gol. Mereka adalah Thomas Mueller, Robin van Persie, Arjen Robben, Xherdan Shaqiri, James Rodríguez, Enner Valencia dan Karim Benzema.

Argentina Masih Beruntung Punya Messi

thumbnail

Bursa Taruhan Bola – Angel Di Maria mengungkapkan rasa senangnya bisa bermain bareng Lionel Messi di timnas Argentina. Ia meyakini siapapun akan beruntung bila mendapat kesempatan merumput bersama La Pulga.

Argentina tengah memimpin Grup F dengan perolehan enam poin, hasil dari dua kemenangan tipis atas Bosnia-Herzegovina (2-1) dan Iran (1-0). Menjelang laga terakhir tim ‘Tango’ di Grup F melawan Iran, Di Maria menilai Messi lagi bagus-bagusnya dan diharapkan akan tetap terjaga sampai akhir turnamen.

“Menurutku, dia (Messi) sedang dalam performa yang fantastis dan mari berharap itu terus terjadi,” kata pemain berjuluk El Fideo itu kepada FIFA.com.

Pandangan Di Maria ini bukan tanpa alasan. Messi menjadi nama satu-satunya yang muncul dari skuat Argentina dalam daftar pencetak gol di dua pertandingan awal. Ketika serangan bertubi-tubiAlbiceleste menemui jalan buntu, Messi muncul sebagai penyelamat.

Di Maria mengatakan, Diego Maradona dan Messi menjadi sosok istimewa di skuat masing-masing. Bedanya, Maradona sudah membuktikan dirinya membantu Argentina merengkuh gelar juara Piala Dunia di tahun 1986. Sementara Messi belum terbukti dan dibutuhkan performa terbaiknya saat ini.

“Aku berpikir orang-orang yang pernah bermain bersama Diego dan mereka yang tampil bersama Leo hari ini akan amat beruntung.”

“Mereka telah mendapat yang terbaik dari Maradona, dan kami membutuhkan yang terbaik dari Messi sekarang,” ucap sayap spesialis kaki kiri ini.

Messi perlu dukungan di lapangan hijau. Untuk itu, lanjut Di Maria, semua pemain perlu memberi rasa nyaman kepada sang kapten.

“Mungkin tim yang bersama Maradona punya para pemain berkemampuan bagus lebih banyak dibanding skuat saat ini, tapi apa yang sebenarnya terjadi adalah dukungan yang kami berikan untuk Leo,” terang sayap berusia 27 tahun asal Rosario itu.

“Bentuk dukungannya adalah dengan membuat dia merasa senyaman mungkin. Dia merupakan hal terpenting bagi kami semua. Kita mestinya bersyukur, dia seorang pemain Argentina.”

Uruguay Berpesta Usai Kalahkan Italia

thumbnail

Judi Online – Uruguay berpesta usai memastikan diri lolos dari Grup D bersama Kosta Rika. Luis Suarez menyebut La Celeste pantas meraih kemenangan, dalam laga yang diwarnai kontroversi aksi gigit terhadap Giorgio Chiellini itu.

Pada pertandingan yang digelar di Stadion Das Dunas, Natal, Uruguay dan Italia menjalani laga hidup-mati berebut satu tiket tersisa untuk lolos ke 16 Besar. Satu jatah lainnya dipastikan menjadi milik Kosta Rika.

Uruguay butuh kemenangan, sedangkan Italia cukup seri. Di akhir laga, Uruguay keluar jadi pemenang setelah tandukan Diego Godin yang menjebol gawang Gianluigi Buffon menjadi satu-satunya gol yang tercipta dalam laga tersebut.

Sebelum gol terjadi, Suarez melakukan aksi kontroversial saat dia menggigit bahu Chiellini. Striker Liverpool itu sama sekali tidak dapat hukuman dari wasit.

Usai pertandingan, Suarez memilih untuk fokus untuk laga babak 16 besar. Mantan pemain Ajax Amsterdam ini menegaskan betapa timnya masih pantas tampil di Piala Dunia.

“Uruguay sedang berpesta, kami telah lolos dan sekarang kami akan merayakan momen ini karena selanjutnya kami harus mulai memikirkan lawan berikut di 16 Besar,” kata Suarez kepada suratkabar Spanyol El Pais, seperti dikutip dari BBC.

“Yang pasti adalah bahwa tim berusaha luar biasa dan kami pantas mendapatkannya.”

“Setelah membuat awal buruk di grup melawan Kosta Rika, permainan terbaik yang pantas kami raih adalah pertandingan ini dan kami menunjukkan bahwa kami layak tetap tampil di Piala Dunia,” jelas Suarez, tanpa membicarakan gigitannya ke Chiellini.

1 2 3 9
promo asiatangkas