PRODUK
sportsbookcasino onlinebola tangkastogel online
CONTACT US
YM BBM wechat whatsapp SMSfb

Berita Olahraga

1 2 3 57

Messi Saat Ini Sedang Lelah Mental

messireuters

Bursa Taruhan Bola – Banyak dugaan yang muncul soal penyebab menurunnya performa Lionel Messi belakangan ini. Berdasarkan penilaian Cesar Luis Menotti, Messi sedang mengalami kelelahan secara mental.

Messi menunjukkan kontribusi yang sangat minim pada dua pertandingan terakhir yang dilakoni Barcelona, di mana Barca kalah dari Atletico Madrid di Liga Champions dan dari Granada di La Liga. Hal ini tentu bukan sesuatu yang sering terjadi mengingat Messi biasanya menjadi pembeda, penentu kemenangan, dan bintang utama Blaugrana.

Pada pertandingan melawan Atletico dan Granada, Messi cuma melepaskan satu tembakan ke arah gawang selama 180 menit. Akurasi umpan dan jarak jelajahnya pun menurun.

Menotti, yang pernah melatih Barcelona (1983-1984) dan Argentina (1974-1982), memberikan penilaiannya terkait situasi Messi saat ini. 

“Messi harus mengatasi kesedihan karena performa buruk dan mendapatkan lagi suka cita, kebanggaan, dan gairah yang dibutuhkan untuk bermain di klub seperti Barcelona,” ujar Menotti seperti dikutip AS.

“Saya melihat ini lebih kepada lelah mental daripada fisik. Ini normal ketika ada begitu banyak pertandingan dan dia punya banyak kewajiban,” imbuhnya.

“Mungkin istirahat beberapa hari akan membantunya untuk menenangkan pikirannya dan menjadi terbaik di dunia lagi,” kata Menotti.

“Saya tidak berpikir dia sudah memikirkan (Piala Dunia di) Brasil. Saya pikir ada sejumlah gangguan di pikirannya, pikirannya kacau,” tambah pria 75 tahun ini.

“Ini terjadi pada kita semua. Ada hari-hari di mana semuanya tidak berjalan sesuai yang kita inginkan. Dia harus dibantu agar kembali ke level terbaiknya,” ujar Menotti.

Messi punya kesempatan untuk kembali ke performa terbaiknya ketika Barca bertemu Real Madrid di final Copa del Rey di Mestalla, Kamis (17/4/2014) dinihari WIB.

Copa Del Rey Bisa Jadi Piala Pertama Pemain Termahal Dunia

bale

Judi Online – Si pemain termahal dunia, Gareth Bale, faktanya belum pernah memenangi trofi apapun. Maka Copa del Rey bisa menjadi piala pertama dalam karier profesionalnya –apabila Real Madrid bisa mengalahkan Barcelona.

Bale yang berjulukan “Pangeran dari Wales” (Prince of Wales) telah menyandang predikat pemain termahal dunia sejak musim panas tahun lalu, setelah dibeli Madrid dari Tottenham Hotspur dengan harga 100 juta euro.

Ironisnya, walaupun memiliki berbagai atribut skill yang mengagumkan, dan telah diganjar banyak penghargaan individual, termasuk pemain terbaik Liga Inggris musim lalu (2012/2013), namun pria 24 tahun itu sesungguhnya belum punya medali juara di level klub. 

Tottenham memang jadi juara Piala Liga Inggris 2008, atau di musim pertama Bale di klub London utara tersebut. Namun Bale tidak bermain karena sudah cedera sejak Desember 2007 sampai akhir musim. Ia hanya tampil di satu pertandingan di kompetisi tersebut, dan absen pula di laga final. itu sebabnya ia tidak menerima medali walaupun timnya juara.

Semusim kemudian Tottenham kembali tampil di final Piala Liga 2009, tapi kemudian kalah dari Manchester United. Jadi, enam tahun di Spurs, plus dua tahun sebelumnya di Southampton, Bale tak punya medali juara dari klubnya.

Maka, final Copa del Rey atau Piala Raja Spanyol nanti malam, atau Kamis (17/4/2014)dinihari WIB, akan menjadi kesempatan Bale merengkuh piala pertamanya. Untuk itu tentu saja Madrid mesti bisa mengalahkan Barcelona di Stadion Mestalla.

Masalahnya, dalam dua El Clasico sebelumnya di Liga Spanyol musim ini, Madrid selalu kalah dari El Barca. Bale tampil dalam El Clasico perdananya di Camp Nou, hanya membuat satu tembakan selama 61 menit sebelum diganti Karim Benzema, dan di akhir laga timnya kalah 1-2. Di Santiago Bernabeu Bale tampilfull 90 menit, membuat 2 shot, dan Madrid kembali kalah 3-4.

Meski demikian, rapor permainan Bale di musim pertamanya di Madrid ini, sekaligus musim pertamanya sebagai pemain termahal dunia, terbilang bagus. Dalam hal produktivitas pembuatan gol, ia punya statistik baik: mencetak 19 gol plus 15 assist di semua kompetisi.

Musim lalu ia menghasilkan total 26 gol plus 15 assist dari 44 pertandingan bersama Tottenham. Itulah musim tersubur Bale sejauh ini.

Smalling Kecewa Dengan Performa MU di Musim Ini

mata

Judi Online - Performa Manchester United musim ini benar-benar membuat Chris Smalling tak habis pikir. Tak sekalipun dia membayangkan “Setan Merah” terdepak dari papan atas Premier League.

Mendekati akhir musim kompetisi Liga Inggris MU tak juga bisa menyodok posisi empat besar. The Red Devils masih ada di peringkat ketujuh dengan koleksi 57 poin dari 33 laga yang telah dilakoni.

Jika gelar juara tinggal diperebutkan Liverpool, chelsea dan manchester city, pertarungan untuk tiket terakhir ke Liga Champions pun tidak diikuti MU. Sebabnya kans mereka paling kecil dibandingkan Everton, Arsenal dan bahkan Tottenham Hotspur.

“Ada di posisi seperti ini membuat kami merasa aneh. Bahkan sebelum saya bergabung dan sejak saya berada di sini, kami selalu berkompeten di papan atas liga,” tutur Smalling seperti dikutip situs resmi klub. 

“Setiap kali kami membuat kemajuan, kami tak bisa meneruskannya pada 2-3 pertandingan berikutnya di musim ini. Itu cukup mengecewakan, melukai kami. Saya tahu sebesar apa luka fans, seperti halnya kami,” kata bek 24 tahun itu. 

“Saya ingin suporter tahu bahwa kami selalu berusaha keras dan mencoba untuk meningkatkan penampilan dan berharap kami bisa melaju mulai sekarang sampai akhir musim, demi fans,” ucap dia.

Liverpool Dijagokan di Bursa Taruhan Inggris

suarezlescottgjankruger

Bursa Taruhan Bola – Bursa-bursa taruhan Inggris sepakat menjagokan Liverpool atas Manchester City saat kedua tim berhadapan di Anfield, Minggu (13/4/2014) malam WIB.

Tiga rumah judi terkemuka di Inggris, Williams Hill, Ladbrokes, dan Paddy Power, sama-sama mengimingi kelipatan lebih besar untuk para petaruh yang ingin menjagokan The Citizens karena ketiganya memang lebih mengunggulkan The Reds.

Namun demikian, ketiga rumah judi tersebut tampaknya tetap meyakini bahwa laga akan berjalan amat ketat sehingga perbedaan koefisien yang ditawarkan untuk kemenangan Liverpool maupun kemenangan City sangatlah tipis.

Sementara untuk hasil imbang, William Hill menawarkan koefisien sama persis untuk kemenangan City. Sedangkan dari koefisien yang ditawarkan, Ladbrokes dan Paddy Power tampaknya menilai bahwa hasil imbang merupakan kemungkinan paling kecil yang hadir di akhir pertandingan tersebut.

Untuk bursa pencetak gol pertama dalam laga di Anfield nanti nama Suarez, yang merupakan topskorer sementara Premier League dan mesin gol Liverpool, ada di posisi teratas ketiga rumah judi tersebut. Namun, ketiganya punya prediksi berbeda untuk kemungkinan-kemungkinan berikutnya.

Ladbrokes menilai penyerang Liverpool Daniel Sturridge dan striker City Sergio Aguero punya kans sama untuk memecah kebuntuan di laga nanti. Paddy Power menempatkan Sturridge di posisi dua dan Aguero di posisi tiga. Sedangkan William Hill menilai Aguero punya kans sama dengan Suarez untuk bikin gol pertama di dalam pertandingan, baru disusul oleh Sturridge.

Bursa taruhan

William Hill
Liverpool Menang 11/4
City Menang 3/1
Imbang 3/1

Ladbrokes
Liverpool Menang 11/8
City Menang 9/5
Imbang 13/5

Paddy Power
Liverpool Menang 7/5
City Menang 15/8
Imbang 12/5

Sturridge Akhirnya Bisa Betah di Liverpool

sturridge

Judi Online - Duel Liverpool dengan Manchester City akan selalu jadi laga yang tak biasa-biasa saja bagi Daniel Sturridge. Bentrok dua tim yang sedang bercokol di papan atas Premier League itu seolah jadi panggung pembuktian striker 24 tahun tersebut.

Musim 2014 memang belum usai, namun Sturridge sudah mengantongi satu suka cita yang tak ada habis-habisnya di musim ini. Tetap berada di Anfield, ditangani pelatih yang oke, berduet dengan pasangan yang klop dan menjadi kandidat kuat untuk mengisi lini depan timnas Inggris adalah sederet alasan kebahagiaan itu.

Kegembiraan itu makin meletup-letup menjelang big match Liverpool versus City Minggu (13/4/2014) dinihari WIB. Belum perlu sebuah kemenangan untuk merayakannya. Namun, ada sebuah suka cita yang berpadu dengan naiknya kadar adrenalin dan sentimentil.

City memang bukan sekadar satu tim Manchester yang sedang naik pamor bagi Sturridge. Dia ikut menjadi salah satu pelaku perubahan internal City, ketika kepemilikannya berpindah dari taipan yang juga politisi Thailand, Thaksin Shinawatra, ke perusahaan minyak Abu Dhabi United Group. Pergantian yang rupanya membawa perubahan besar bagi City dan berefek kepada kariernya di City. 

“Saya tidak akan mendapatkan posisi yang saya tempati seperti hari ini jika saya tetap tinggal,” tutur Sturridge kepada Mirror.

Tanpa bermaksud mengurangi respek kepada City, namun Sturridge menyadari bahwa City bukanlah tempat yang pas untuk bersegera mewujudkan keinginannya: menjadi striker utama sebuah tim besar.

“Sulit buat saya saat di Manchester City sebagai pemain muda di usia 18-19 tahun, dengan semua uang yang mereka miliki,” ucap Sturridge yang pernah berbaju ‘Biru Langit” dari 2006-2009 itu.”Realistis saja, melihat di masa itu, mereka hanya mempunyai Micah Richard sebagai pemain dari akademi yang mengisi tim utama. Pemain lainnya didatangkan ke Manchester City. So, saya merasa saya sudah mengambil keputusan yang tepat pergi dari sana.”



Bahkan jika harus menatap musim-musim berikutnya. Sturridge bisa jadi akan tetap jadi lakon tak terlihat dengan adanya Robinho, Carlos Tevez, Edin Dzeko, dan Sergio Aguero di Etihad Stadium.

Nasib baik masih hinggap di pundak Sturridge. Saat kontrak di City habis, klub besar lain di Premier League, Chelsea, menginginkan dia. Harapan tinggi dipasang. Dengan hanya ada Didier Drogba, Sturridge menyimpan ekspektasi bisa bermain di posisi alaminya: striker. 

Tapi ternyata keinginan itu tak jadi kenyataan. Sepanjang kurun waktu itu Sturridge juga tak mendapatkan menit bermain yang memuaskan. Statistik mencatat hanya 24 gol dibuatnya selama empat musim. Sudah begitu dia tak mendapatkan posisi alaminya. Satu peluang malah didapatkan ketika “dibuang” ke Bolton Wanderers. 

“Pertama-tama, saya menganggap ini sebagai arena belajar dari pemain sekelas Didier dan saya pikir saya akan mendapatkan kesmepatan secepatnya. Tapi mereka tidak percaya kepada saya sebagai center forward,” kenang Sturridge.

“Mereka selalu bilang, ‘Kamu bukan center forward, kamu pemain sayap’. Begitulah mereka menilai saya. Jelas itu membuat saya sakit hari karena saya sudah bermain di tengah selama ini,” imbuh dia.

“Di area itulah di mana saya selalu bisa mengekpresikan diri saya dengan maksimal, di mana saya merasa senang dan saya pun merasa terampas diChelsea,” tutur pemain berusia 24 tahun itu.

Tantangan Bayern Untuk Akhiri ‘Kutukan’ Juara Bertahan

bayerneisele

Bursa Taruhan Bola – Nyaris selama seperempat abad, belum ada tim yang sanggup merebut titel juara Liga Champions dua musim berturut-turut. Tantangan yang dihadapi Bayern Munich di musim ini.

Adalah AC Milan, tim yang terakhir melakukannya. Rossoneri, yang ketika itu diperkuat oleh trio Belanda Marco van Basten-Frank Rijkaard-Ruud Gullit, mengalahkan Benfica 1-0 di final musim 1989-90.

Selama ini, pencapaian itu seakan jadi ‘kutukan’ bagi para juara Eropa setelahnya. Tidak terkecuali Barcelona, tim yang sering disebut tim terbaik sepanjang masa ini pun tak sanggup melakukannya saat masih dalam performa terbaiknya.

Bayern, peraih Treble di 2013, akan mencoba mematahkan ‘kutukan’ tersebut.Arjen Robben cs kini selangkah lebih dekat ke Lisbon, tempat digelarnya partai puncak.

Tadi malam, pasukan arahan Josep Guardiola ini menembus semifinal dengan menyingkirkan Manchester United (agregat 4-2) setelah membukukan kemenangan 3-1 di leg kedua perempatfinal.

Meski tidak akan mudah peluang Die Roten cukup besar. Pasalnya, Bayern tidak lagi memikirkan dengan Bundesliga, yang mana sudah gelar juara sudah pasti direbut beberapa waktu silam. Fokus tim Bavaria ini cuma tinggal kompetisi ini dan Piala Jerman.

Namun, sebelum membicarakan final, Bayern lebih dulu akan menghadapi Atletico Madrid atau Chelsea atau Real Madrid dalam babak semifinal yang akan diundi pada Jumat (11/4).

Mampu Sejauh Mana Atletico Bertahan?

atleticojeancatuffeg

Judi Online – Sampai ke babak empat besar Liga Champions, Atletico Madrid saat ini seperti dikerubuti tim-tim yang sedang jadi raksasa di Eropa. Tetapi saat ini siapa yang berani mencoret Atletico?

Belum genap satu musim berlalu sejak Atletico harus melepas bomber mautnya, Radamel Falcao, yang dipinang oleh klub kaya raya AS Monaco. Namun, Los Colchoneros tak melemah seiring dengan kehadiran Diego Costa yang tak kalah tajam.

Pun begitu, Atletico sudah benar-benar membuktikan diri bukanlah one man team dan tak bergantung mutlak kepada Costa, setelah memastikan lolos ke babak semifinal Liga Champions berkat kemenangan 1-0 atas Barcelona, Kamis (10/4/2014) dinihari WIB, yang mana membuat agregat jadi 2-1. Sebagai catatan, Costa ditarik di tengah-tengah laga leg pertama dan sama sekali tidak tampil dalam pertandingan leg kedua.

Hasil itu sendiri membuat Atletico kini sampai ke semifinal pertamanya di era Liga Champions, sekaligus yang keempat di ajang Piala/Liga Champions, sejak kali terakhir melakukannya pada format lama musim 1973/74. Di babak empat besar, yang pengundiannya dilakukan Jumat (11/4) besok, Atleti harus menantang satu dari tiga tim yang dalam beberapa tahun terakhir punya torehan jauh lebih mengilap di Eropa.

Real Madrid, misalnya. Jika Atletico bahkan belum pernah melewati semifinal, El Real malah sedang berusaha mengejar La Decima–gelar kesepuluh–di ajang ini. Madrid juga tercatat sudah 25 kali lolos ke babak empat besar dan secara konsisten melakukannya selama empat musim beruntun–termasuk saat ini.

Semifinalis lain, Bayern Munich, menjulang tidak kalah tinggi. Bukan cuma menjadi klub tersukses ketiga di Piala/Liga Champions dengan torehan lima titel, Die Roten juga merupakan juara bertahan yang memburu rekor sebagai tim pertama yang bisa mempertahankan gelar di era Liga Champions. Dalam lima musim terakhir, termasuk saat ini, Bayern pun sudah empat kali berhasil mencapai babak semifinal.

Satu tim lain, Chelsea, memang belum meraih gelar sebanyak Madrid atau Bayern. Namun, setidaknya The Blues sudah mampu mengoleksi satu titel yang mana mereka raih baru pada tahun 2012 lalu. Ini juga merupakan semifinal ketujuh Chelsea dalam 11 musim.

Maka tak pelak Atletico kini bukan cuma menjadi satu-satunya tim yang belum pernah menjuarai Piala/Liga Champions, tetapi torehannya pun bak cuma seujung kuku tiga tim lainnya. Di hadapan Madrid, Bayern, dan Chelsea, Atleti seperti liliput.

Akan tetapi, jangan salah. “Liliput” arahan Diego Simeone tersebut sebenarnya punya laju paling oke dari semifinalis lain karena menembus babak ini sebagai satu-satunya tim yang belum kalah. Laju itu terlihat kian mengesankan jika melihat lawan-lawan yang disisihkan di fase knockout: AC Milan dan Barcelona.

Sebagai catatan, kendatipun sedang kurang oke di Seri A Milan tetap merupakan klub tersukses kedua di Piala/Liga Champions dengan tujuh titel. Sedangkan Barca, terlepas dari penilaian adanya penurunan tingkat permainan, tetap merupakan salah satu klub terbaik dunia yang punya tingkat konsistensi bagus dalam beberapa tahun terakhir termasuk menjadi juara tahun 2009 dan 2011–Barca total punya empat titel di Liga Champions.

Hal itulah yang bikin Atletico, sang pemuncak klasemen sementara La Liga di atas Barca dan Madrid, masih sangat mungkin meneruskan kisah Cinderella-nya di Liga Champions musim ini.

Bale Penasaran dan Tetap Waspada di Signal Iduna Park

bale

Bursa Taruhan Bola – Musim lalu Real Madrid merana di Signal Iduna Park. Stadion markas Borussia Dortmund itu membuat bintang Real Madrid, Gareth Bale, sangat penasaran.

Los Blancos dijadwalkan bertandang ke markas Dortmund Rabu (9/4/2014) dinihari WIB. Tim besutan Carlo Ancelotti itu sudah menjejakkan satu kaki dengan unggul tiga gol tanpa balas di leg I pekan lalu.

Bale, yang mencetak satu dari ketiga gol Madrid tersebut, bersemangat untuk meneruskan sukses pertemuan pertama itu. Tapi ia pun sadar Dortmund akan memberi perlawanan maksimal, apalagi mereka bermain di depan fans fanatiknya.

“Pertandingan minggu lalu sangatlah luar biasa. Kami bermain oke dan memenanginya. Tapi pertandingan di Dortmund akan berbeda,” kata Bale yang dikutip situs resmi Madrid.

“Mereka akan tampil habis-habisan dan kami akan menghadapi pertandingan itu seperti saat menghadapi pertandingan lainnya. Mencari kemenangan dan mendapatkan tempat di semifinal.

“Saya tidak pernah bermain di Signal Iduna Park, tapi saya pernah nonton di TV dan saya dengar orang-orang membicarakan itu. Mereka bilang atmosfer di sana luar biasa.

“Kami profesional dan tahu caranya menyelesaikan ini. Kami akan memberi bukti seperti yang selalu kami lakukan, dan mencoba memenangi pertandingan, sebagaimana selalu kami lakukan,” tukasnya.

Madrid musim lalu kalah 1-4 dari Dortmund di Signal Iduna Park di leg pertama babak semifinal. Dari situ, kemenangan 2-0 di leg kedua di Santiago bernabeu tidak cukup untuk meloloskan El Real ke final.

Signal Iduna Park selalu menjadi stadion dengan jumlah penonton terbanyak di pertandingan Bundesliga. Rata-rata 80 ribuan fans menonton langsung aksi pasukan Die Borussen.

Laga Lawan Barca Layaknya Partai Final

atletibarcadavidramosg

Judi Online – Setelah berimbang 1-1 di markas Barcelona, Atletico Madrid tahu benar bahwa peluang lolos ke semifinal amat terbuka. Dengan semangat meluap, Atletico pun kini bersiap menghadapi laga leg kedua yang sampai diibaratkan seperti laga final.

Dalam laga leg pertama babak perempatfinal di Camp Nou tengah pekan lalu, Atletico mencetak gol lewat Diego Ribas sebelum Barca membalas melalui Neymar. Kendatipun berakhir imbang, modal gol tandang buat Los Colchonerosbisa terbukti krusial.

Tengah pekan ini, Kamis (10/4/2014) dinihari WIB, Atletico akan gantian menjamu Barca di Vicente Calderon dengan tekad memaksimalkan hasil di leg pertama sekaligus mengunci tiket ke babak empat besar.

“Sejauh ini musim sudah berjalan bagus dan kami semua puas. Kami sudah tampil amat bagus tapi kami harus terus maju menjalani laga satu demi satu. Kini kami akan menghadapi Barcelona di Liga Champions dan kami akan bermain selayaknya itu sebuah laga final,” ucap pemain Atletico Adrian Lopez di Reuters.

“Hasil di leg pertama bagus, tapi pertandingan ini belum bisa dipastikan. Kami tahu apa yang mampu dilakukan Barcelona dan kami butuh tampil bagus untuk lolos ke semifinal. Kami akan bertarung dari awal sampai akhir,” serunya.

Selain di Liga Champions, Atletico juga masih bersaing dengan Barca di La Liga. Saat ini Atletico memuncaki klasemen ajang itu dengan keunggulan satu poin atas Barca dan tiga angka dari klub raksasa Spanyol lainnya, Real Madrid.

Bisakah Lewandoski Menyelamatkan Timnya ?

lewandowski

Bursa Taruhan Bola – Di leg pertama Borussia Dortmund tak bisa memainkan Robert Lewandoski yang sedang menjalankan hukuman. Di laga kedua besok malam, bisa apa dia untuk menyelamatkan timnya?

Lewandoswki adalah pemain yang menciptakan “neraka” buat Real Madrid di semifinal pertama Liga Champions musim lalu. Kala kedua tim berduel di Signal-Iduna Park, Dortmund menang 4-1 dan semua gol tuan rumah diborong Lewandowksi. Walaupun di leg kedua kalah 0-2, Dortmund tetap melenggang ke final.

Nah, minggu lalu tanpa Lewandowski, Dortmund digasak Madrid di Santiago Bernabeu dengan skor 3-0. Itu berarti anak-anak Die Borussen mesti menang dengan selisih empat gol untuk bisa melangkah ke babak berikutnya.

Pada pertandingan hari Selasa (8/4) malam besok, si penyerang Polandia itu akan kembali berada di lini depan skuatnya. Ia sudah melakukan “pemanasan” yang baik dengan mencetak satu gol saat Dortmund mengalahkan Wolfsburg 2-1 di pertandingan Bundesliga hari Sabtu lalu.

Dortmund tentu saja akan lebih berbahaya dengan keberadaan Lewandowski. Faktanya, di musim ini ia tetap menjadi top skorer tim. Total ia sudah mengemas 24 gol dari 40 laga di semua kompetisi.

Apakah ia juga bisa bikin gol lagi ke gawang Madrid besok, tentu saja itu hal lain, yang hanya bisa terjawab setelah bola bergulir. Apalagi untuk pertanyaan, “mampukah ia mengulang sensasi 4 golnya di musim lalu?”

Sebagai catatan, ketika menorehkan 4 gol ke jala Diego Lopez, itulah satu-satunya kesempatan Lewandowski mencetak lebih dari dua gol dalam satu pertandingan di musim lalu.

Di musim ini pemain 25 tahun itu baru satu kali mendulang gol lebih dari dua per game. Ia menciptakan trigol alias hat-trick ketika Dortmund menggulung Stuttgart 6-1 di pekan ke-11 Bundesliga.

1 2 3 57