PRODUK
sportsbookcasino onlinebola tangkastogel online
CONTACT US
YM BBM wechat whatsapp SMSfb

Berita Olahraga

1 2 3 58

Guardiola yang Dirindukan Fans Barca

guardiolaafpnigeltreblin

Agen Bola Terpercaya – Fans Barcelona mulai merindukan Josep Guardiola usai tim idolanya itu tampil kurang memuaskan di musim ini. Di tengah desakan untuk mengembalikan Pep keCamp Nou, dia bakal mudik ke Spanyol.

Barca meraih kesuksesan besar saat ditangani oleh Guardiola mulai Juni 2008 hingga 30 Juli 2012. Sebanyak 14 gelar berhasil didapat tim Catalan bersama pelatih 43 tahun itu.

Guardiola yang merasa sudah mentok lantas memutuskan untuk meninggalkan kursi pelatih Barca saat musim 2011/2012 berakhir. Dia kemudian sempat ‘menyepi’ selama setahun sebelum meutuskan untuk melatih lagi.

Sepeninggal Guardiola, Barca baru berhasil memenangi satu trofi. Mereka menjadi juara Liga Spanyol pada musim 2012/2013 ketika dilatih oleh Tito Vilanova.

Kiprah Vilanova bersama Barca lalu tak berlangsung lama. Dia memutuskan untuk mundur di akhir musim lalu akibat masalah kesehatan yang dia alami.

Setelah menjadi spekulasi, nama Gerardo Martino pun muncul sebagai pengisi kursi pelatih Barca mulai awal musim ini. Bersama arsitek asal Argentina itu, Azulgrana tampil kurang memuaskan.

Tersingkir di babak perempatfinal Liga Champions, gagal menjadi juara Copa del Rey setelah kalah dari Real Madrid di babak final, dan yang terakhir, kans untuk menjuarai Liga Spanyol pun menipis. Mereka berada di posisi runner-up dengan raihan koleksi 81 angka, berjarak empat poin dari Atletico di posisi pertama. Barca pun kini terancam untuk mengakhiri musim tanpa trofi.

Sergio Ramos dan Mimpi Buruk Soal Bayern

 sergioramosgettyi

Judi Online – Pertandingan melawan Bayern Munich menyisakan memori tak enak untuk Sergio Ramos. Bek Real Madrid itu selalu dihinggapi ‘kesialan’ saat timnya berlaga melawan Bayern di Liga Champions.

Ramos pertama kali bermain melawan Bayern saat Madrid melakoni leg kedua babak 16 besar Liga Champions musim 2006/2007. Dalam pertandingan di Allianz Arena yang dimainkan pada 7 Maret 2007 itu, Ramos turun sejak menit pertama.

Kala itu, Madrid datang ke Allianz Arena dengan membawa keunggulan 3-2 yang didapat di leg pertama. Madrid pun cuma butuh hasil imbang untuk melangkah ke perempatfinal.

Namun tim tamu sudah kebobolan saat pertandingan baru berjalan 20 detik setelah Roy Makaay menjebol gawang Iker Casillas. Lucio kemudian menggandakan keunggulan Bayern lewat golnya di babak kedua.

Tujuh menit terakhir pertandingan jadi drama untuk Madrid. Los Blancos yang kala itu ditangani Fabio Capello bisa memperkecil ketertinggalan lewat sepakan Ruud van Nistelrooy dari titik putih.

Terus menggempur Bayern, Madrid akhirnya mencetak gol keduanya lewat sepakan voli Ramos. Tapi, gol bek internasional Spanyol itu dianulir wasit karena dia dianggap lebih dulu melakukan handball. Madrid pun tersingkir karena kalah dalam agresivitas gol tandang.

Lima tahun kemudian, Ramos punya peluang untuk membalas kegagalan itu. Madrid dan Bayern kembali bertemu, kali ini di babak semifinal Liga Champions musim 2011/2012.

Setelah kalah 1-2 di leg pertama yang dimainkan di Allianz Arena, Madrid bangkit di leg kedua dan langsung unggul 2-0. Tapi penalti Arjen Robbenmembuat laga berkesudahan 2-1 untuk Madrid dan memaksakan adu penalti.

Di babak adu tos-tosan, Ramos menjadi penendang keempat. Kala itu kedudukan 2-1 untuk keunggulan Bayern. Namun, Ramos gagal melaksanakan tugasnya dengan sempurna. Tendangannya melambung jauh di atas mistar gawang. 

Penalti Bastian Schweinsteiger kemudian memastikan tiket final untuk Bayern. Madrid pun tersingkir dan Ramos kembali dihinggapi mimpi buruk.

Pekan ini, Ramos punya kesempatan lagi untuk mengubur memori buruknya soal Bayern. Bisakah dia melakukannya? Jawabannya akan hadir dalam laga dua leg yang akan dimainkan pada 23 dan 29 April nanti.

Tottenham Tetap Perjuangkan Satu Posisi di Kompetisi Eropa

 harrygetty

Bursa Taruhan Bola – Tottenham Hotspur menyadari bahwa tampil di kompetisi Eropa akan membuat fokus mereka terbagi. Meski demikian, The Lilywhites tetap ingin lolos ke sana.

Dalam tiga musim terakhir, Tottenham ambil bagian di Liga Europa. Musim ini, mereka dihentikan Benfica di babak 16 besar.

Karena peluang mereka untuk lolos ke Liga Champions musim depan tidak besar, Tottenham kini akan memperjuangkan tiket ke Liga Europa. Bagi mereka, penting bisa mengakhiri musim di posisi setinggi mungkin.

“Kami cuma berusaha untuk finis di liga pada posisi setinggi mungkin,” ujar manajer Tottenham, Tim Sherwood, di Soccerway.

“Orang-orang mengatakan bahwa makin dekat jumlah pertandingan yang harus Anda jalani, maka makin besar peluang untuk meniru Liverpool (yang musim ini tidak bermain di kompetisi Eropa dan sukses memuncaki klasemen Premier League),” sambungnya.

Tottenham kini menduduki peringkat keenam di klasemen sementara dengan 60 poin. Mereka berjarak tujuh poin dari Arsenal yang berada di peringkat keempat dan unggul tiga poin atas Manchester United yang berada di peringkat ketujuh.

“Terakhir kali kami lolos ke Liga Champions (musim 2010/2011), pada musim sebelumnya kami juga tidak tampil di Liga Europa. Statistik tidak bohong,” kata Sherwood.

“Tapi, kami tentu saja tidak akan turun ke lapangan dan mencari kekalahan pada empat pertandingan terakhir agar kami tidak lolos. Itu tidak akan terjadi,” ujar pengganti Andre Villas-Boas ini.

Mata Yakin MU Punya Masa Depan Cerah

 matagetty

Judi Online – Juan Mata meminta semua pihak untuk tak menyalahkan David Moyes atas merosotnya prestasi Manchester United musim ini. Dia juga yakin ‘Setan Merah’ akan bangkit dan punya masa depan cerah.

Berstatus juara bertahan, MU tak bisa bicara banyak dalam perburuan gelar Premier League musim ini. Jangankan memburu gelar, untuk lolos ke Liga Champions saja peluang mereka bisa dibilang sangat tipis.

MU sekarang menghuni peringkat ketujuh di klasemen sementara dengan 57 poin. Mereka berjarak 10 poin dari Arsenal yang berada di peringkat keempat atau posisi terakhir untuk lolos ke Liga Champions musim depan.

Selain terancam tidak lolos ke Liga Champions, MU juga tak akan mengangkat trofi apapun di akhir musim. Mereka gagal di Piala FA dan Piala Liga Inggris serta tersisih di perempatfinal Liga Champions.

Meski prestasi MU sangat mengecewakan, Mata meminta publik tak hanya menyalahkan Moyes. Menurutplaymaker asal Spanyol ini, tak ada gunanya saling menyalahkan satu sama lain.

“Kami harus tetap bersama. Sekarang bukan waktunya menyalahkan siapa pun. Sekarang bukan waktunya mencari siapa yang salah,” tutur Mata kepada Daily Mirror.

“Sekarang adalah waktunya untuk tetap menyatu — dengan manajer, stafnya, para pemain, dan jajaran direksi klub. Kami harus terus bersama manajer. Kami harus yakin kepadanya, karena sebagai para pemain kami tahu kami harus berbenah.

“Ini bukan cuma soal manajer, bukan cuma coal taktik. Ini soal kami semua. Ini bukan waktunya menyalahkan satu orang. Kami semua bersama dalam hal ini.

“Beberapa teman saya mengatakan bahwa kalau situasi ini terjadi di klub lain di Spanyol, maka akan berbeda, tapi klub dan para pemain ada di belakang manajer. Kami harus kuat sebagai sebuah tim, sebagai sebuah ruang ganti, dan terus bekerja kers. Kami harus berbenah, kami tahu itu, tapi kami harus melakukannya bersama-sama.

“Bahkan sebelum saya datang, situasi di sini sudah sulit. Jadi, saya tahu bahwa saya tidak datang ke sebuah tim yang akan menang, menang, dan menang.

“Saya juga tahu bahwa klub ini akan bangkit dan masa depannya akan cerah,” kata Mata.

City Malah Terancam Mendapatkan 1 Piala

nasri

Bursa Taruhan Bola – Sejak pertengahan Januari lalu cita-cita quadruple beredar di markas Manchester City. Saat ini sudah dua titel terlepas dari tangan mereka, dan mungkin saja malah jadi tiga.

“Memenangi empat emang sangat sulit, tapi kami akan berusaha. Ini penting dengan memiliki mentalitas setidaknya mencoba,” ucap manajer Manuel Pellegrini pada 15 Januari lalu.

Seiring waktu, asa itu diam-diam terus disimpan, sampai kemudian City berhasil meraih piala pertamanya pada awal Maret lalu.

“Kami ingin memenangi semuanya. Kami akan memburu gelar liga, Piala FA dam akan mencoba membuat sesuatu di Liga Champions. Semoga ini akan membawakan kepercayaan diri dan kami akan berjuang sampai akhir.”

Demikian pernyataan Samir Nasri, gelandang serang asal Prancis, pada 2 Maret lalu, setelah timnya mengalahkan Sunderland di final dan menjuarai Piala Liga Inggris.

Ya, kemenangan di turnamen itu memang menumbuhkan lagi ekspektasi tentang memborong keempat gelar juara alias quadruple. Sebabnya, sampai waktu itu City pun masih bertahan di Piala FA dan Liga Champions, serta dalam posisi bagus di papan atas klasemen Premiership.

Tapi peluang quadruple itu langsung sirna hanya seminggu setelah mereka memenangi Piala Liga. Di semifinal Piala FA melawan Wigan, The Citizens tumbang 1-2 di tangan Wigan Athletic.

Ironisnya lagi, tiga hari kemudian satu piala yang lain terbang pula. City gagal membalas kekalahan 0-2 dari Barcelona di leg pertama, dan kembali takluk di pertandingan kedua babak 16 besar Liga Champions di Camp Nou, dengan skor 1-2.

Itu berarti, keinginan quadruple langsung lenyap hanya 10 hari setelah diucapkan Nasri.

Tapi paling tidak, sampai minggu lalu City masih punya peluang besar di kompetisi domestik yang utama, yaitu Premier League. Kalau tak bisa empat gelar, dua pun tetap prestasi sangat besar.

Masalahnya, kesempatan besar itu dibuat mengecil sendiri oleh mereka. Di pertandingannya yang ke-33, di kandang sendiri pula, City hanya bermain imbang 2-2 melawan Sunderland. Imbasnya, mereka tetap berada di peringkat ketiga klasemen sementara.

Walaupun punya sisa satu pertandingan lebih banyak dari Liverpool dan Chelsea, tapi perolehan angka mereka tak ideal. Jika “Si Merah” telah mengantongi 77 poin dari 34 game, dan “Si Biru” punya 75 angka dari 34 laga, maka “Si Biru Langit” baru meraup nilai 71 dari 33 laga. 

Alhasil, dengan sisa empat pertandingan, City benar-benar harus memenangi semuanya, plus berharap kedua rivalnya itu akan tersandung. Duel Liverpool vs Chelsea pada 27 April adalah hari yang paling utama buat para pendukung City untuk banyak “berdoa”.

Jika tidak, maka dari mimpi quadruple yang sempat tercetuskan, bisa-bisa di akhir musim Vincent Kompany dkk. harus puas dengan satu trofi saja yang sudah di tangan: Piala Liga.

Kesempurnaan Gareth Bale

 gb

Judi Online – Dia berlari kencang seperti anak panah lepas dari busurnya. Si kidal yang dijuluki “Pangeran Wales” itu telah menciptakan sendiri malam yang sempurna buat dirinya.

“It was a perfect night,” ucap Gareth Bale kepada para jurnalis di Stadion Mestalla, Valencia, Kamis (17/4/2014) pagi WIB, setelah Real Madridmengalahkan Barcelona 2-1 di final Copa del Rey.

“Luar biasa sekali bisa meraih piala dan saya sangat senang telah memenangi titel pertama bersama Real Madrid,” sambung pria 24 tahun itu dikutip Reuters.

Para Madridista pun dipastikan sangat senang dengan performa Bale, yang pada Agustus lalu menguras kocek klub sampai 100 juta euro, yang menjadikannya pemain termahal dunia.

Di luar harga transfernya yang masih bikin orang geleng-geleng kepala itu, harus diakui bahwa Bale melakoni musim pertamanya di Madrid dengan baik. Walaupun posisinya bukan striker, tapi sejauh ini ia menjadi pemain tersubur ketiga timnya. Dengan torehan 20 gol di semua kompetisi, ia hanya di bawah Karim Benzema (23) dan Cristiano Ronaldo (44). Poin plus lain dari Bale adalah, ia adalah pembuat assist terbanyak dengan 18 kali.

Kemenangan Madrid atas Barca di final Copa del Rey tersebut membuahkan beberapa catatan manis untuk Bale. Pertama, itulah gol pertama Bale dalam tiga El Clasico yang telah ia ikuti. Di dua yang pertama, selain tak bikin gol Madrid pun selalu kalah.

Kedua, gol tersebut menjadi penentu kemenangan timnya. Madrid unggul lebih dulu lewat gol Angel di Maria, tapi disamakan Barca oleh Marc Bartra.

Ketiga, gol di menit 85 itu lahir sangat menawan, yang menunjukkan salah satu kekuatan utamanya, yaitu speed yang tinggi. Dari tengah lapangan, Bale mengajak Bartra beradu lari — dan tampak dengan mudah memenanginya. Tak kesulitan pula ia menaklukkan kiper Jose Pinto.

“Saya harus (adu) lari. Bartra menekan dan mencoba mengeblok saya, tapi dia tidak bisa. Saya harus melewati dia. Asyik sekali bisa mencetak gol, tapi yang lebih baik adalah memenangi pertandingan dan piala ini,” papar Bale.

Gol itu juga menandakan Bale yang sedang on fire, karena telah mencetak enam gol dalam enam penampilan terakhirnya.

“Kemenangan ini untuk fans atas semua dukungannya kepada kami. Atmosfernya luar bisa. Belum pernah saya merasakan yang seperti ini,” cetusnya.

Messi Saat Ini Sedang Lelah Mental

messireuters

Bursa Taruhan Bola – Banyak dugaan yang muncul soal penyebab menurunnya performa Lionel Messi belakangan ini. Berdasarkan penilaian Cesar Luis Menotti, Messi sedang mengalami kelelahan secara mental.

Messi menunjukkan kontribusi yang sangat minim pada dua pertandingan terakhir yang dilakoni Barcelona, di mana Barca kalah dari Atletico Madrid di Liga Champions dan dari Granada di La Liga. Hal ini tentu bukan sesuatu yang sering terjadi mengingat Messi biasanya menjadi pembeda, penentu kemenangan, dan bintang utama Blaugrana.

Pada pertandingan melawan Atletico dan Granada, Messi cuma melepaskan satu tembakan ke arah gawang selama 180 menit. Akurasi umpan dan jarak jelajahnya pun menurun.

Menotti, yang pernah melatih Barcelona (1983-1984) dan Argentina (1974-1982), memberikan penilaiannya terkait situasi Messi saat ini. 

“Messi harus mengatasi kesedihan karena performa buruk dan mendapatkan lagi suka cita, kebanggaan, dan gairah yang dibutuhkan untuk bermain di klub seperti Barcelona,” ujar Menotti seperti dikutip AS.

“Saya melihat ini lebih kepada lelah mental daripada fisik. Ini normal ketika ada begitu banyak pertandingan dan dia punya banyak kewajiban,” imbuhnya.

“Mungkin istirahat beberapa hari akan membantunya untuk menenangkan pikirannya dan menjadi terbaik di dunia lagi,” kata Menotti.

“Saya tidak berpikir dia sudah memikirkan (Piala Dunia di) Brasil. Saya pikir ada sejumlah gangguan di pikirannya, pikirannya kacau,” tambah pria 75 tahun ini.

“Ini terjadi pada kita semua. Ada hari-hari di mana semuanya tidak berjalan sesuai yang kita inginkan. Dia harus dibantu agar kembali ke level terbaiknya,” ujar Menotti.

Messi punya kesempatan untuk kembali ke performa terbaiknya ketika Barca bertemu Real Madrid di final Copa del Rey di Mestalla, Kamis (17/4/2014) dinihari WIB.

Copa Del Rey Bisa Jadi Piala Pertama Pemain Termahal Dunia

bale

Judi Online – Si pemain termahal dunia, Gareth Bale, faktanya belum pernah memenangi trofi apapun. Maka Copa del Rey bisa menjadi piala pertama dalam karier profesionalnya –apabila Real Madrid bisa mengalahkan Barcelona.

Bale yang berjulukan “Pangeran dari Wales” (Prince of Wales) telah menyandang predikat pemain termahal dunia sejak musim panas tahun lalu, setelah dibeli Madrid dari Tottenham Hotspur dengan harga 100 juta euro.

Ironisnya, walaupun memiliki berbagai atribut skill yang mengagumkan, dan telah diganjar banyak penghargaan individual, termasuk pemain terbaik Liga Inggris musim lalu (2012/2013), namun pria 24 tahun itu sesungguhnya belum punya medali juara di level klub. 

Tottenham memang jadi juara Piala Liga Inggris 2008, atau di musim pertama Bale di klub London utara tersebut. Namun Bale tidak bermain karena sudah cedera sejak Desember 2007 sampai akhir musim. Ia hanya tampil di satu pertandingan di kompetisi tersebut, dan absen pula di laga final. itu sebabnya ia tidak menerima medali walaupun timnya juara.

Semusim kemudian Tottenham kembali tampil di final Piala Liga 2009, tapi kemudian kalah dari Manchester United. Jadi, enam tahun di Spurs, plus dua tahun sebelumnya di Southampton, Bale tak punya medali juara dari klubnya.

Maka, final Copa del Rey atau Piala Raja Spanyol nanti malam, atau Kamis (17/4/2014)dinihari WIB, akan menjadi kesempatan Bale merengkuh piala pertamanya. Untuk itu tentu saja Madrid mesti bisa mengalahkan Barcelona di Stadion Mestalla.

Masalahnya, dalam dua El Clasico sebelumnya di Liga Spanyol musim ini, Madrid selalu kalah dari El Barca. Bale tampil dalam El Clasico perdananya di Camp Nou, hanya membuat satu tembakan selama 61 menit sebelum diganti Karim Benzema, dan di akhir laga timnya kalah 1-2. Di Santiago Bernabeu Bale tampilfull 90 menit, membuat 2 shot, dan Madrid kembali kalah 3-4.

Meski demikian, rapor permainan Bale di musim pertamanya di Madrid ini, sekaligus musim pertamanya sebagai pemain termahal dunia, terbilang bagus. Dalam hal produktivitas pembuatan gol, ia punya statistik baik: mencetak 19 gol plus 15 assist di semua kompetisi.

Musim lalu ia menghasilkan total 26 gol plus 15 assist dari 44 pertandingan bersama Tottenham. Itulah musim tersubur Bale sejauh ini.

Smalling Kecewa Dengan Performa MU di Musim Ini

mata

Judi Online - Performa Manchester United musim ini benar-benar membuat Chris Smalling tak habis pikir. Tak sekalipun dia membayangkan “Setan Merah” terdepak dari papan atas Premier League.

Mendekati akhir musim kompetisi Liga Inggris MU tak juga bisa menyodok posisi empat besar. The Red Devils masih ada di peringkat ketujuh dengan koleksi 57 poin dari 33 laga yang telah dilakoni.

Jika gelar juara tinggal diperebutkan Liverpool, chelsea dan manchester city, pertarungan untuk tiket terakhir ke Liga Champions pun tidak diikuti MU. Sebabnya kans mereka paling kecil dibandingkan Everton, Arsenal dan bahkan Tottenham Hotspur.

“Ada di posisi seperti ini membuat kami merasa aneh. Bahkan sebelum saya bergabung dan sejak saya berada di sini, kami selalu berkompeten di papan atas liga,” tutur Smalling seperti dikutip situs resmi klub. 

“Setiap kali kami membuat kemajuan, kami tak bisa meneruskannya pada 2-3 pertandingan berikutnya di musim ini. Itu cukup mengecewakan, melukai kami. Saya tahu sebesar apa luka fans, seperti halnya kami,” kata bek 24 tahun itu. 

“Saya ingin suporter tahu bahwa kami selalu berusaha keras dan mencoba untuk meningkatkan penampilan dan berharap kami bisa melaju mulai sekarang sampai akhir musim, demi fans,” ucap dia.

Liverpool Dijagokan di Bursa Taruhan Inggris

suarezlescottgjankruger

Bursa Taruhan Bola – Bursa-bursa taruhan Inggris sepakat menjagokan Liverpool atas Manchester City saat kedua tim berhadapan di Anfield, Minggu (13/4/2014) malam WIB.

Tiga rumah judi terkemuka di Inggris, Williams Hill, Ladbrokes, dan Paddy Power, sama-sama mengimingi kelipatan lebih besar untuk para petaruh yang ingin menjagokan The Citizens karena ketiganya memang lebih mengunggulkan The Reds.

Namun demikian, ketiga rumah judi tersebut tampaknya tetap meyakini bahwa laga akan berjalan amat ketat sehingga perbedaan koefisien yang ditawarkan untuk kemenangan Liverpool maupun kemenangan City sangatlah tipis.

Sementara untuk hasil imbang, William Hill menawarkan koefisien sama persis untuk kemenangan City. Sedangkan dari koefisien yang ditawarkan, Ladbrokes dan Paddy Power tampaknya menilai bahwa hasil imbang merupakan kemungkinan paling kecil yang hadir di akhir pertandingan tersebut.

Untuk bursa pencetak gol pertama dalam laga di Anfield nanti nama Suarez, yang merupakan topskorer sementara Premier League dan mesin gol Liverpool, ada di posisi teratas ketiga rumah judi tersebut. Namun, ketiganya punya prediksi berbeda untuk kemungkinan-kemungkinan berikutnya.

Ladbrokes menilai penyerang Liverpool Daniel Sturridge dan striker City Sergio Aguero punya kans sama untuk memecah kebuntuan di laga nanti. Paddy Power menempatkan Sturridge di posisi dua dan Aguero di posisi tiga. Sedangkan William Hill menilai Aguero punya kans sama dengan Suarez untuk bikin gol pertama di dalam pertandingan, baru disusul oleh Sturridge.

Bursa taruhan

William Hill
Liverpool Menang 11/4
City Menang 3/1
Imbang 3/1

Ladbrokes
Liverpool Menang 11/8
City Menang 9/5
Imbang 13/5

Paddy Power
Liverpool Menang 7/5
City Menang 15/8
Imbang 12/5

1 2 3 58